Selasa, 25 April 2017

2017 Si Gesits ITS Dipasarkan

Menristek Dikti: Uji Coba Jakarta-Bali akan Dilepas Presiden

Kamis, 27 Oktober 2016 21:38:18 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Menristek Dikti: Uji Coba Jakarta-Bali akan Dilepas Presiden

Surabaya (beritajatim.com) - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir menegaskan akan melepas produk inovasi motor listrik karya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di pasaran pada pertengahan 2017.

Sebelum di pasarkan, produk motor matik yang diberi nama 'si Gesits' itu akan diuji coba menyusuri Jakarta - Bali, dan akan dilepas oleh Presiden RI Joko Widodo, bersamaan dengan Dies Natalis ITS pada 7-13 November 2016, nanti.

Untuk memastikan kelancaran dan persiapan uji coba itu, menristek dikti Kamis (27/10/2016) datangi sekretariat Pusat Unggulan Iptek (PUI) ITS dimana lokasi itu sebagai laboratorium dan bengkel mobil listrik nasional (Molinas) ITS. Didampingi Rektor ITS Prof Joni Hermana serta Direktur PUI Nur Yuniarto.

“Kedatangan kami di sini ingin dorong produk inovasi ITS masuk industri. Untuk motor listrik ini sudah ada investor yang siap memproduksi missal, PT Garasindo. Jadi hasil penelitian akan diproduksi massal supaya bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Nasir.

Ia mengatakan, supaya mampu bersaing dengan motor lainnya yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM), harus menerapkan prinsip dari produksi massal seperti harga yang kompetitif, terdapat spare part yang mudah didapat, tempat penjualan, dan tempat pengisian baterai.

"Memang produk ini memiliki keunggulan, bisa membantu mengurangi polusi akibat emisi gas buang seperti kebanyakan di kota-kota besar. Jika dilihat dari hal itu, memiliki potensial di pasar kota besar. Maka dari itu akan diuji coba Jakarta-Bali terlebih dulu. Dan harapannya presiden bisa melepas produk inovasi ini,” papar Pria asli dsri Kabupaten Ngawi, Jatim ini.

Awal tahun 2017, lanjutnya, Si Gesit akan memasuki massa produksi, dan pertengahan tahun sudah masuk pasaran. "Sedikitnya 100 ribu unit akan diproduksi awal. Dari jumlah tersebut, 5000 unit di antaranya dipesan PT Telkom dan kami sangat mendukung dan kami akan mengalokasikan anggaran Rp 5 miliar untuk mendapatkan sertifikasi kelayakan produk," terangnya.

Direktur PUI ITS Nur Yuniarto mendampingi rektor Prof Joni Hermana menjelaskan, ada beberapa varian motor listrik. Sepintas dari varian tersebut hamper sama dari sisi cover body. Namun yang membedakan adalah lamanya pemanfaatan energi dari baterai yang berada di bawah sadel (jok).

Sekadar diketahui, sebelumnya Kemenristekdikti melalui PUI yang dibentuk mempertemukan PUI yang ada di kampus dengan dunia industri. Peran industri tidak sebatas sebagai investor terkait produksi massal, namun juga memiliki peran pemasaran sekaligus pendampingan manajemen keuangan.

PUI berfungsi sebagai incubator dalam menggodok dan mematangkan inovasi untuk bisa diproduksi. Mahasiswa inovator bisa mendatangi PUI bila ingin buah pikiran serta penelitiannya masuk pabrikan dan dimanfaatkan masyarakat.

Peran inkubator yang dikelola PUI juga dalam rangka mencarikan partner dari kalangan industri. Inkubator PUI mencarikan dana produksi dari investor, supplier, dan membuat atau merumuskan perjanjian. PUI juga bertugas transfer teknologi.

Inkubator sudah ada di perguruan tinggi negeri/swasta berskala besar, sedang hingga kecil atau kluster I, II, dan III. Munculnya pengusaha berbasis teknologi menjadi targetnya. (ito/kun)

Tag : its motor

Komentar

?>