Selasa, 30 Mei 2017

IDI Sidoarjo Tolak Sistem Pendidikan DLP

Senin, 24 Oktober 2016 16:08:13 WIB
Reporter : M. Ismail
IDI Sidoarjo Tolak Sistem Pendidikan DLP

Sidoarjo (beritajatim.com) - Puluhan dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sidoarjo, menolak sistem pendidikan baru di dunia kedokteran, yakni Dokter Layanan Primer (DLP).

Aksi penolakan itu disampaikan dengan cara jalan kaki dari kantor IDI Jalan Untung Suropati menuju Alun-alun Sidoarjo. Di bawah patung Jayandaru, para dokter itu membentangkan spanduk penolakan terkait DLP tersebut.

"Kami menilai jika dokter layanan primer (DLP) sama saja dan tidak ada bedanya, serta bila diterapkan maka akan malah terjadi pemborosan," kata ‎‎korlap aksi dr. Rudy Sapoelete dalam orasinya, Senin (24/10/2016).

Rudy menambahkan, jika secara kompetensi DLP tidak ada bedanya dengan dokter umum. Hal ini karena DLP harus menguasai 144 diagnosis yang semestinya sudah melekat pada kemampuan dokter umum.

"Program studi DLP terlalu dipaksakan, karena saat ini memang belum ada bukti kajian mendalam yang membuktikan bahwa dokter spesialis layanan primer memang dibutuhkan di masyarakat umum," tukasnya.

Lebih jauh, dr Rudy mengakui, jika ada jenjang pendidikan baru di dunia kedokteran, maka jumlah dokter yang disebar di daerah semakin sedikit. Sehingga pelayanan kepada masyarakat akan makin berkurang. "Hal ini memang untuk perbaikan, tapi hal ini bisa dilakukan jika fakultas kedokterannya diperbaiki," Imbuhnya. (isa/kun)

Tag : demo dokter

Komentar

?>