Kamis, 27 Juli 2017

Mahasiswa Ubaya Sulap Dongkrak Mobil Jadi Alat Bantu Berdiri Manula

Minggu, 16 Oktober 2016 14:15:42 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Mahasiswa Ubaya Sulap Dongkrak Mobil Jadi Alat Bantu Berdiri Manula

Surabaya (beritajatim.com) — Disebabkan menurunnya kemampuan fisik diusia senja, seringkali mengakibatkan kesulitan saat akan duduk ataupun berdiri.

Sehingga tak jarang seorang manula membutuhkan bantuan orang lain atau alat bantu seperti tongkat, kruk, dan lainnya untuk membantu aktifitas.

Berlatar belakang dari fenomena itu, tiga mahasiswa dari jurusan Teknik Manufaktur, Fakultas Teknik, Universitas Surabaya (Ubaya) membuat sebuah alat bantu manula untuk duduk dan berdiri hang diberi nama Ez2stand (easy sit to stand).

Mereka ialah Christian Darwinto Ekoputro, Valencia Lilian Utomo, dan Indra Kusuma Wardhana.

Koordinator Product Design Competition, Yovita Sugionoputri menjelaskan. Alat inovasi yang dibuatnya dengan dua temannya itu, hasil modifikasi antara peralatan bengkel dan perabotan rumah tangga (furniture).

"Dongkrak mobil diletakan di kursi biasa tempat manula duduk. untuk meminimalkan resiko salah urat atau cidera. Ez2stand, juga dikendalikan dengan dua buah tombol. yaitu tombol membantu berdiri dan duduk," jelas Yovita, Minggu (16/10/2016).

Alat ini, tambahnya. Dapat menopang beban maksimal 80 kilogram, dan memiliki daya dorong berjalan sekitar 7 detik untuk mencapai sudut maksimal 30 derajat.

“Kalau kemiringannya lebih dari itu, manula bisa merosot dari tempat duduk,” jelasnya.

Ia mengatakan, Pembuatannya memakan waktu selama satu bulan dan sudah diuji keamanannya, serta hanya menelan biasanya yang cukup minim yakni cuma 3 juta rupiah.

"Sesuai dengan keilmuan Teknik Manufaktur, yaitu perancangan produk, perancangan proses dan sistem produksi, maka produk inovasi ini tidak hanya melihat segi estetika saja, melainkan mengutamakan segi fungsi (fungsional), keterbuatan, ergonomi, safety, maintenance, dan manajemen dari produknya,” katanya.

Diketahui, Salah satu produk prototipe ini mampu lolos ke babak final Product Design Competition bertema alat bantu disabilitas, lansia dan terapi yang digelar oleh Jurusan Teknik Manufaktur Ubaya beberapa waktu lalu.

Bersama dengan produk inovasi lainnya, seperti kaki tiruan untuk atlit lari, tongkat tuna netra serbaguna, magic stick for tunanetra, water hidrolik, easy clip and release shoes, ark nedich, mechanical hands, alat bantu mandi, serta L-stick. (ito/ted)

Tag : ubaya

Komentar

?>