Senin, 18 Desember 2017

Ajarkan Cara Berbisnis, Mahasiswa Ubaya Ciptakan Game MEA On Preneur

Jum'at, 14 Oktober 2016 23:24:00 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Ajarkan Cara Berbisnis, Mahasiswa Ubaya Ciptakan Game MEA On Preneur

Surabaya (beritajatim.com) - Tiga mahasiswa semester 5, jurusan Multimedia Fakultas Teknik Universitas Surabaya (Ubaya) mengembangkan permainan edukasi "MEA On Preneur" untuk siswa SMP. Permainan tersebut mengajarkan cara berbisnis sejak usia dini.

Mereka adalah Mikael Johnson Rany, Otniel Hertatra Tjandra Mulia, dan Egy Arganatha Krisna Kumara. “Indonesia mulai masuk ke dalam MEA dan menjalin kerja sama dengan negara-negara di ASEAN. Kami melihat peluang ke depan bahwa enterpreneur dapat dengan mudah mengembangkan bisnisnya ke negara yang masuk dalam MEA. Makanya kami membuat game MEA On Preneur ini," ujar Otniel Hertatra Tjandra Mulia, Jumat (14/10/2016).

Otniel menjelaskan, Mea on prenuer adalah permainan yang mengisahkan seorang pebisnis dari negara Indonesia yang mengembangkan usahanya. Mulai dari membeli bahan mentah, memproduksi, hingga memasarkannya sampai ke seluruh ASEAN

"Pada awal permainan, pemain harus mengklik our product pada menu, lalu memilih salah satu dari tawaran produk yang akan dibeli. Misalnya yang dipilih alat pemutar kaset, maka pemain harus membeli bahan yang akan digunakan untuk membuat pemutar kaset tersebut," ujar Otniel sembari menunjukkan game yang ia maksud.

Setelah diproduksi, lanjutnya, pemain mulai menjual alat pemutar kaset itu ke beberapa negar hungga ke seluruh negara ASEAN. Kalau tidak laku dijual di Indonesia, maka ada dua kemungkinan yang bisa dilakukan. Di antaranya, memindah lokasi penjualan ke negara lainnya, kedua mengganti produk.

"Setalah berhasil menjual produk, pemain memiliki cukup uang untuk bisa upgrade level untuk mengembangkan produk, mengubah kemasan produk, dan memasang iklan. Selanjutnya, pemain bisa mengembangkan usahanya dengan membuka cabang di negara anggota MEA," papar Otniel.

Kedepan, mahasiswa Ubaya ini berharap game tersebut bisa menjadi sarana untuk pembelajaran yang menyenangkan bagi pelajar terutama SMP yang masih linier dengan pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

"Selain belajar berbisnis, pemain juga dapat belajar mengenai kurs mata uang 10 negara yang tergabung dalam MEA. Dan juga juga landmark serta lambang dari masing-masing negara," tandas salah satu creator game yang meraih juara pertama dalam ajang Machung Intelegent Battle. [ito/suf]

Tag : ubaya

Komentar

?>