Sabtu, 20 Oktober 2018

Ratusan Warga Sampang Dipasung, Komnas HAM: Mereka Bisa Disembuhkan

Kamis, 19 Mei 2016 19:34:21 WIB
Reporter : Zamachsari
Ratusan Warga Sampang Dipasung, Komnas HAM: Mereka Bisa Disembuhkan

Sampang (beritajatim.com) - Sutrisno penderita gangguan jiwa asal Kelurahan Delpenang Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, nampaknya mendapat perhatian dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Siane Indriani Koordinator Sub Komisi Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM beserta para pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Kamis (19/5/2016), melakukan pemantauan langsung kepada korban.

Usai mendatangi lokasi pemasungan Sutrisno. Siane Indriani mengatakan, hampir seluruh Indonesia, sebagian masyarakat masih belum memahami bahwa gangguan kejiwaan itu adalah penyakit yang bisa diobati. Menurutnya selalu ada stigma bahwa itu bagian dari kutukan atau sesuatu hal yang tidak logis, sehingga kemudian karena ada rasa malu atau masalah sosial yang dihadapi keluarga kemudian melakukan tindakan pemasungan yang justru tidak akan membuat sembuh dan termasuk tindakan yang melanggar HAM.

"Bukan hanya di Sampang saja, kami juga akan mengunjungi daerah-daerah lainnya dan kami ingin melihat sejauh mana tindak lanjut dari proses-proses penyembuhannya, karena masalah ini harus diatasi bersama-sama," terang Siane Indriani kepada sejumlah awak media.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, Firman Pria Abadi yang mendampingi kunjungan Komnas HAM tersebut mengatakan. Pihaknya akan menindaklanjuti beberapa kasus pemasungan di daerahnya dan Dinkes mempunyai program yaitu menyadarkan pihak keluarga bahwa pasung itu suatu tindakan yang tidak benar dan pengobatannya tidak semuanya harus dirawat di rumah sakit, tapi bisa dengan home care.

"Jadi kami tidak rela kalau rakyat Sampang dipasung karena ini bukanlah kutukan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sosial Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Sampang Syamsul Arifin mengungkapkan, mereka yang dipasung rata-rata antara 3 sampai 5 tahun bahkan ada yang sampai puluhan tahun.

"Dari 14 Kecamatan di Kabupaten Sampang cuma tiga kecamatan yang tidak ada kasus pasung yakni di Kecamatan Ketapang, Tambelangan dan Torjun, sedangkan 11 Kecamatan lainya ada saja warga yang dipasung," tandasnya.

Lebih lanjut Syamsul Arifin menjelaskan. Berdasarkan data Dinsosnakertrans Sampang di Tahun 2016 ini, kasus pemasungan yang terjadi di wilayahnya sebanyak 119 kasus. "Jumlah warga Sampang yang dipasung masih ratusan," pungkasnya. [sar/but]

Tag : orang gila

Komentar

?>