Pendidikan & Kesehatan

Usai Dilantik, Rektor Baru Undar Terima ‘Surat Cinta’ dari Mahasiswa

Rektor Undar yang baru, Prof. Ir. Raden Chairul Saleh, M.Sc.,Ph.D, menunjukkan surat dari mahasiswa [Foto: Yusuf/beritajatim]

Jombang (beritajatim.com) – Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang memasuki babak baru. Betapa tidak, setelah terkatung-katung dalam konflik, kini kampus yang berada di Jl KH Abdurrahman Wahid itu memiliki rektor baru. Pelantikan tersebut digelar di aula setempat, Selasa (8/10/2019).

Menariknya lagi, rektor yang baru ini berasal dari luar. Dia bukan dari keluarga PPDU (Pondok Pesantren Darul Ulum) Jombang. Bukan pula keturunan dari pendiri Undar KH Mustain Romly. Rektor baru ini adalah
Prof. Ir. Raden Chairul Saleh, M.Sc.,Ph.D, yang notabene berasal dari UII (Universitas Islam Indonesia) Yogyakarta. Dengan pelantikan itu, Chairul Saleh resmi menjabat sebagai Rektor Undar periode 2019-2023.

Usai pelantikan, Chairul Saleh mendapat kejutan. Dia menerima sepucuk surat dari mahasiswa. Surat itu berisi tentang permintaan mahasiswa agar rektor segera menggelar wisuda sarjana. Karena sejak konflik, wisuda mahasiswa sempat tertunda.

Surat yang ditulis oleh Nur Azizah, mahasiswa Psikologi tersebut juga berharap, dengan dilantiknya Chairul Saleh sebagai rektor, akan membawa perubahan bagi Undar ke depan. Sehingga perguruan tinggi yang didirikan KH Mustain Romly itu tetap bisa melahirkan generasi yang berotak London dan berhati Majidil Haram.

Kepada wartawan yang mewawancarainya, Charul Saleh sempat menunjukkan ‘surat cinta’ tersebut. “Target terdekat yang akan saya lakukan adalah pembenahan organisasi di Undar. Saya pasang target dua minggu, terselesaikan,” ujar Chairul Saleh.

Bukan itu saja, Chairul Saleh juga akan melakukan pembenahan bidang akademik. Termasuk melakukan pembenahan pada sistem perkuliahan. Bagimana soal wisuda? Chairul menegaskan bahwa pihaknya akan menggelar wisuda pada bulan depan atau November.

Rektor Undar yang baru dilantik, Prof. Ir. Raden Chairul Saleh, M.Sc.,Ph.D, mendapat ucapan selamat dari kolega. [Foto: Yusuf/beritajatim]
Terlepas dari itu semua, Chairul membeberkan alasan dirinya berkenan menjabat sebagai Rektor Undar. “Salah satu alasannya adalah saya ingin memberikan yang terbaik bagi bangsa dan agama,” kata Profesor asal UII Yogyakarta ini.

Sementara itu, Pembina Yayasan Undar Jombang, Mudjib Musta’in atau Gus Mudjib mengaku, proses hukum terkait polemik Undar beberapa waktu yang lalu sudah selesai. Bahkan, senat di bawah pimpinan Gus Mudjib menang dalam sidang di PN (Pengadilan Negeri).

“Setelah itu kita rapat senat, kita ajukan ke yayasan yang baru. Karena memang kepengurusan yayasan yang lama sudah habis. Kita memiliki dasar legal standing yang kuat, kemudian diadakan rapat kembali (rapat senat ulang) dan diajukankanlah empat nama sebagai kandidat Rektor Undar Jombang, salah satunya adalah Chairul Saleh,” ujar putra pendiri Undar KH Mustain Romly ini.

Gus Mudjib sendiri mengaku dirinya mendukung pelantikan Chaerul Saleh sebagai Rektor Undar periode 2019-2023. Hal tersebut dibuktikan dengan kedatangannya ke acara pelantikan itu. “Kalau tidak mendukung, saya tidak akan datang ke sini (acara pelantikan rektor),” pungkasnya. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar