Pendidikan & Kesehatan

Upayakan Putus Rantai Penularan Hepatitis A, Pemkab Pacitan Bagikan Disinfektan

Pacitan (beritajatim.com) – Segala upaya dilakukan Pemkab Pacitan untuk warganya supaya tidak tertular virus hepatitis A. Virus yang bisa membuat mual, diare dan matanya kuning bagi orang yang terjangkit itu, menjadi momok untuk masyarakat di kota 1001 goa tersebut.

Pemkab setempat terus bekerja keras guna memutus rantai penularan penyakit hepatitis A, yang sudah menyerang 877 warga Pacitan. Salah satunya dengan membagikan bahan disinfektan kepada warga di wilayah terdampak. “Selain membagikan disinfektan, kami juga melakukan sosialisasi budaya hidup bersih,” kata Petugas Publis Safety Center Dinkes Pacitan Ayu Trisna, saat dikonfirmasi Sabtu (29/6/2019).

Ayu sapaan akrab nya mengungkapkan disinfektan yang dibagikan Dinkes Pacitan antara lain kaporit, lysol dan sabun cuci tangan. Dia menyebut kaporit untuk digunakan pada sumber air maupun bak penampungan. Sedangkan cairan lysol untuk membersihkan lantai rumah dan kamar mandi dari paparan dari virus tersebut. Sementara pemberian sabun cuci tangan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk membersihkan tangan hendak menjamah makanan maupun setelah melakukan aktivitas di luar rumah.

“Disinfektan yang dibagikan ini untuk mematikan semua bakteri yang masuk di lingkungan penderita. Jadi 3 barang tersebut bisa untuk pencegahan penyebaran dan memutuskan rantai penularan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya jumlah penderita penyakit hepatitis A di Pacitan tak kunjung mengalami penurunan. Kamis (27/6/2019) lalu jumlah penderita mencapai 824 orang. Selang sehari catatan dari Dinas Kesehatan Pacitan per hari Jumat (28/6/2019) menjadi 877 penderita. “Jumat jumlah penderita naik 53 orang dibanding hari Kamis sejumlah 824 orang,” kata Kadinkes Pacitan Eko Budiono.

Eko menyebut kecamatan Sudimoro dan Ngadirojo masih menjadi yang tertinggi warganya mengidap penyakit yang juga disebut penyakit kuning tersebut. Masing-masing berjumlah 493 dan 149 orang.(end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar