Pendidikan & Kesehatan

Universitas Jember Punya Pusat Penelitian Gastrodiplomasi

Jember (beritajatim.com) – Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, adalah satu-satunya perguruan tinggi yang memiliki pusat kajian gastrodiplomasi di bawah Centre for Research in Social Sciences and Humanties.

Gastrodiplomasi adalah diplomasi melalui makanan atau kuliner. Ini sudah mulai dilakukan sejumlah negara sebagai bagian dari pendekatan lunak kekuasaan (soft power). Unej melakukan kajian khusus mengenai hal ini dan bahkan memberikan rekomendasi kepada pemerintah.

“Universitas Jember sendiri telah mengirimkan rekomendasi mengenai pengembangan gastrodiplomasi Indonesia kepada presiden RI,” kata Agus Trihartono, PhD., dosen Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember, sebagaimana dilansir Humas Unej, Kamis (21/11/2019).

Agus merekomendasikan agar promosi kuliner Indonesia melibatkan semua aktor yang ada, baik negara maupun non negara. “Seperti Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pariwisata, Kementerian Luar Negeri hingga Kementerian Perdagangan,” katanya.

Sementara aktor non negara yang bisa dilibatkan adalah Asosiasi Gastronomi Indonesia, organisasi diaspora Indonesia serta perguruan tinggi.

“Kemampuan memenangkan hati dan pikiran publik internasional dengan memakai budaya diantaranya dengan kuliner atau yang dikenal sebagai gastrodiplomasi,” kata alumnus Himpunan Mahasiswa Islam ini. (wir/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar