Pendidikan & Kesehatan

Universitas Jember Paling Aktif Gunakan Pembelajaran Online

Jember (beritajatim.com) – Aktivitas Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam laman Sistem Pembelajaran Dalam Jaringan (SPADA) yang digagas oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) tercatat paling tinggi dibandingkan perguruan tinggi lainnya.

Laman SPADA mencatat ada 17.374 pada Rabu (12/6/2019), 17.301 kegiatan pada Kamis (13/6/2019), dan 8.749 aktivitas pada Jumat (14/6/2019). Sementara itu angka aktivitas perguruan tinggi lainnya hanya berkisar di bawah angka seribu kegiatan.

SPADA adalah program yang diluncurkan pada Mei 2018 oleh Kemenristekdikti untuk mendukung pengembangan perkuliahan jarak jauh, sehingga kegiatan belajar mengajar lebih fleksibel. Dengan aplikasi SPADA, dosen dapat memberikan materi kuliah dan konsultasi kepada mahasiswa dengan sistem daring atau online.

Selain itu laman SPADA memberikan akses bagi mahasiswa untuk belajar dari materi kuliah dan mengikuti kuliah yang diberikan oleh dosen dari perguruan tinggi lainnya. Laman SPADA menjadi wahana pertukaran informasi antar akademisi di Indonesia.

Tingginya aktivitas Unej dalam SPADA tak lepas dari persiapan sejak lama dengan membangun Sistem Informasi Terpadu atau Sister secara bertahap sejak 2013. “Sister ini tulang punggung pembelajaran daring di Unej, sehingga ketika Kemenristekdikti meluncurkan SPADA, maka kami sudah siap,” kata Rektor Universitas Jember Moh. Hasan, sebagaimana dilansir Humas dab Protokoler Unej, Sabtu (15/6/2019).

Dengan Sister, setiap tahapan perkuliahan tercatat dan terekam, bahkan bisa dilihat secara real time. “Ini memudahkan pengawasan dan evaluasinya. Alhamdulillah, segenap dosen dan mahasiswa kita sudah terbiasa dengan pembelajaran daring melalui Sister,” kata Hasan.

Belakangan, sistem ini berkembang lagi dengan layanan Manajemen Media Pembelajaran dan Kawanda yang merupakan layanan penyimpanan data bagi dosen, mahasiswa dan karyawan Universitas Jember pada 2017. “Kini, setiap dosen Universitas Jember yang akan memberikan perkuliahan dituntut untuk mengunggah silabus perkuliahan, Rencana Pembelajaran Semester, kontrak perkuliahan hingga materi kuliah, sehingga mahasiswa sudah bisa mengetahui serba serbi mata kuliah yang akan ditempuh,” kata Hasan. (wir/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar