Pendidikan & Kesehatan

Setelah Charles University

Unair Kembangkan Indonesian Corner Palacky University Eropa

Surabaya (beritajatim.com) – Setelah melakukan kerjasama untuk pembukaan Indonesia Corner di Charles University Ceko, kali ini Universitas Airlangga (Unair) Surabaya juga membuka Indonesia corner di Palacky University.

Kunjungan dilakukan oleh Koordinator Program Studi S3 Ilmu Sosial Dr.phil., Dra. Toetik Koesbardiati, Ph.D dan Staff for Event and Communication Airlangga Global Engagement (AGE) Afifah Rahmania, S.Hub.Int., M.PSDM.

Dalam kunjumngan itu, Toetik dan Afifah bertemu langsung dengan Ondrej Pokorny selaku Head of Indonesian Section. Mereka berkeliling fakultas yang ada di Palacky University dan singgah ke ruang studi bahasa Indonesia yang ada di sana.

“Ternyata mahasiswanya lumayan banyak, sekitar 50-60 mahasiswa. Kami mempromosikan beberapa program internasional, terutama AMERTA (Academic Mobility Exchange for Undergraduate at Airlangga, Red),” ujar Afifah, Rabu (22/1/2020).

Sama halnya dengan kunjungan ke Charles University, pada kunjungan ke Palacky University ini mereka juga membicarakan rencana dibukanya Indonesian Corner. Ondrej menyambut hal itu dengan antusias karena pihaknya sedang dalam usaha merintis Asean Studies Center.

Dalam pertemuan itu, Toetik juga menyebutkan perihal aktivitas Indonesian Corner yang sudah berjalan di dua kampus. Yaitu Asia University (AU) di Taiwan dan Prince Songkla Univetsity (PSU) di Thailand.

“Beliau (Ondrej, Red) sangat antusias sekali. Pak Ondrej berencana menghadap rektornya untuk membahas inisiasi Indonesian Corner ini. Harapannya, tahun ini pendirian Indonesian Corner bisa terealisasi di Palacky University,” tambah Afifah.

Indonesian Corner ini nantinya akan memuat banyak informasi yang tersedia dalam berbagai media. Seperti buku, pamflet, majalah, materi baca tentang dan dari Indonesia, dan materi terkait kebudayaan Indonesia.

Selain itu, Afifah mengatakan, Indonesian Corner ini nantinya diharapkan banyak menyelenggarakan berbagai aktivitas, seperti nonton bareng film Indonesia, dan pengiriman dosen untuk mengajar bahasa Indonesia baik untuk mahasiswa maupun dosen.

Yang sudah berjalan di Asia University dan Prince Songkla Univetsity, dosen dari Universitas Airlangga mengisi kelas training of trainers. Tujuan utamanya untuk mengajar dosen dan guru bahasa Indonesia.

Sebagai informasi, sebelumnya Toetik dan Afifah telah berkunjung ke Charles University. Ada dua kesepakatan yang dilakukan dalam pertemuan itu. Yaitu, pembentukan Indonesian Corner dan program tailor-made dalam bidang antrpologi dan/atau kajian kematian di Charles University. [adg/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar