Pendidikan & Kesehatan

Tips bagi Mahasiswa Cegah Hepatitis A

Jember (beritajatim.com) – Penyakit hepatitis A mulai mewabah di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebagian besar korban adalah mahasiswa.

Penyakit hepatitis A adalah peradangan organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV). Virus ini menyebar melalui fecal-oral atau makanan dan minuman yang tercemar hepatitis A. Lalat yang menghinggapi tinja penderita hepatitis A jadi bagian dari penularan.

Data dari Pemerintah Kabupaten Jember, sejak 16 November hingga 25 Desember 2019, ditemukan sebanyak 217 kasus. Ciri-ciri penderita hepatitis A antara lain mengalami demam yang tinggi, lesu dan lelah, mual dan muntah, tidak nafsu makan, mata dan pangkal kuku berwarna kuning serta air kencing berwarna teh pekat.

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember Irma Prasetyowati mengingatkan kepada para mahasiswa, agar berhati-hati saat membeli makanan, terutama yang digoreng dengan minyak berulang-ulang. “Apa lagi jika sampai lebih dari tiga kali minyak tidak diganti di pinggir jalan atau di warung terdekat,” katanya sebagaimana dilansir Humas dan Protokol Unej, Jumat (3/1/2020).

Irma menyarankan mahasiswa membawa makanan sendiri dari rumah. Mereka juga disarankan tak makan di warung yang mencuci piring dengan tak higienis. “Lebih baik tinggalkan warung yang mencuci piring hanya dengan mencelupkan piring di dalam ember tanpa air mengalir,” katanya.

“Pada umumnya di tempat cuci alat makan tidak ada air mengalir atau satu ember dan selama buka hanya sekitar 2-3 kali diganti. Hal ini memiliki potensi besar menjadi media perantara perpindahan virus Hepatitis A,” jelas Irma.

FKM Unej sudah melakukan sosialisasi kepada pedagang kaki lima sekitar kampus dan membagikan kaporit, klorin hand sanitizer, celemek, sarung tangan plastik, dan tutup rambut plastik kepada para pedagang makanan. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar