Pendidikan & Kesehatan

Tingkatkan Layanan Kesehatan, Dinkes Gresik Bentuk Ponkestren

Gresik (beritajatim.com) – Guna meningkatkan pelayanan kesehatan di pondok pesantren, Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik membentuk pondok kesehatan pesantren (Ponkestren).

Sebelum membentuk layanan tersebut. Dinkes Gresik terlebih dulu melakukan pendampingan kepada 10 pesantren.

Pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Gresik Junaidi menuturkan, dari 50 pondok pesantren (Ponpes) di bawah naungan RMI Gresik, baru ada 10 pesantren yang sudah mengikuti pendampingan pondok kesehatan pesantren (ponkestren). Untuk itu, pihaknya meminta sinergritas Dinas Kesehatan Gresik agar 40 ponpes lainnya diberikan pendampingan.

Sebelumnya, perwakilan 10 pesantren mendapat pendampingan. Selain itu, petugas masing-masing puskesmas juga turut hadir.

“Nantinya Ponkestren itu diisi dari petugas puskesmas dan perwakilan RMI. Masing-masing satu petugas,” tuturnya, Senin (17/06/2019).

Ia menambahkan, untuk 40 ponpes yang belum mendapat pendampingan itu hanya diakomodir oleh petugas dari RMI.

“Harapan kami ke depan seluruh ponpes dapat diberi pendampingan oleh Dinkes Gresik,” tambahnya.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna menyatakan, untuk sementara ini jadwal pelayanan puskesmas di ponkestren belum ada. Namun, pelayanan itu secepatnya akan terjadwal.

“Kalau ada petugas kesehatan yang standby di ponkestren sepertinya tidak mungkin. Karena itu, dalam waktu dekat jadwalnya segera dibuatkan,” tandasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar