Pendidikan & Kesehatan

Terlahir Tanpa Anus, Balita Kediri Segera Jalani Operasi Gratis

Kediri (beritajatim.com) – Pemkab Kediri terus memberikan perhatian bagi penanganan Febrian Dwi Mursaid, warga Desa Kunjang, Kecamatan Kunjang. Balita tersebut lahir dalam kondisi kurang sempurna, karena tidak memiliki saluran pembunangan pencernaan (anus).

Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri Suharsono melalui Kabid Rehabilitas Sosial Diah Saktiana mengatakan, solusi untuk pasien Febrian adalah akan diambil tindakan medik berupa operasi pembuatan anus. Biaya operasi pembuatan anus akan dibiayai dari Pemkab Kediri melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

“Hanya saja saat ini operasi belum dapat dilakukan. Karena demi keselamatan bayi, operasi bisa dilakukan saat bayi berusia 1 tahun dan memiliki berat minimal 7 kilogram. Sehingga saat ini kami menunggu bayi Febrian bisa memenuhi syarat tersebut,” jelasnya.

Dijelaskan kembali oleh Diah Saktiana, selain biaya medis, Pemkab Kediri melalui Dinkes juga akan membiayai biaya operasional dan akomodasi selama Febrian dirawat di rumah sakit guna tindakan operasi nanti. Rencananya operasi akan dilakukan di RS Saiful Anwar Malang.

“Febrian terus kami pantau kondisinya. Termasuk saat ini kami berikan bantuan asupan gizi karena beratnya kurang. Yang bersangkutan saat ini tidak mau minum ASI. Mungkin karena secara pencernaan ada gangguan, sehingga kurang bernafsu dalam mengkonsumsi asupan,” tambahnya.

“Kami juga mendatangi rumah Febri dan berkoordinasi dengan Camat Kunjang, Puskesmas Kunjang, Perangkat Desa Kunjang dan Dinas Kesehatan guna monitoring Febrian. Karena saat ini untuk sementara untuk anus menggunakan alat yang harus diganti secara periodik,” imbuhnya.

Sebagai infomasi, bayi Febrian saat ini berusia delapan bulan. Ia merupakan putra dari pasangan Murjito dan Siti Masamah. Saat melahirkan Febrian, yang bersangkutan dibiayai dari Pemkab Kediri melalui Jampersal. Demikian juga mulai pengobatan dan perawatan mulai faskes tingkat satu hingga dirujuk di RS Saiful Anwar Malang ditanggung oleh Jamkesda. [adv kominfo/nng]

Apa Reaksi Anda?

Komentar