Pendidikan & Kesehatan

Tahun Depan di Ngrayun Akan Ada Puskesmas Baru

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemkab Ponorogo tancapa gas dalam memanfaatkan tanah hibah dari warga beberapa waktu yang lalu. Tanah seluas 5100 meter persegi di Desa Selur Kecamatan Ngrayun rencananya akan dibangun fasilitas kesehatan.

”Sesuai amanat para ahli waris, tanah itu dihibahkan ke Pemkab untuk kemaslahatan umat manusia,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Senin (15/7/2019).

Maka dari itu, kata Ipong disana akan dibangun puskesmas rawat inap. Untuk Detailed Engineering Design (DED) atau rincian perencanaan fisik akan diajukan di perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2019. Besarannya sekitar Rp. 300 juta hingga Rp. 400 juta.

”Ini masih kami konsultasikan ke Kementerian Kesehatan, apakah nanti dibangun puskesmas rawat inap atau rumah sakit tipe D,” ungkapnya.

Pembangunan fasilitas kesehatan di Desa Selur ini, kata Ipong anggaran pembangunannya bisa dimintakan di dana alokasi khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan. Jadi mau dibangun puskesmas rawat inap atau rumah sakit tipe D, tergantung petunjuk dari Kementerian Kesehatan.

”Kecenderungannya sih ke puskesmas rawat inap, soalnya kegunaan juga hampir sama dengan rumah sakit tipe D. Selain itu untuk membangun rumah sakit syaratnya juga lebih ribet,” katanya.

Pembangunan direncanakan pada tahun depan. Ipong menambahkan jika tahun depan juga akan melakukan pelebaran puskesmas Pulung. Dia menyebut jika di belakang puskesmas tersebut ada tanah milik Pemkab yang tidak terpakai.

”Tanah itu bekas kawedanan dan tidak terpakai. Itu yang rencananya yang akan dibuat perluasan untuk Puskesmas Pulung,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar