Pendidikan & Kesehatan

Software NVDA untuk Peserta UTBK Disabilitas

Surabaya (beritajatim.com) – Pendaftaran gelombang II Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) telah ditutup sejak 1 April lalu. Jadwal tes pertama pun akan diadakan pada 13 April mendatang. Terkait hal tersebut telah banyak Perguruan Tinggi tempat tes yang mengumumkan jumlah peserta tes di masing masing PT lokasi tes.

Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pun akan menerima sebanyak total 30.037 pendaftar, yakni 15.731 gelombang I, dan 14.306 pada gelombang II. Dengan total ruang yang disediakan UNESA sebanyak 63 ruang yang tersebar di Unesa Kampus Lidah, UNESA Kampus Ketintang, UNUSA, UINSA, SMK 1, dan SMK 12.

Menurut Vinda Maya Setianingrum, selaku Humas UNESA mengatakan terdapat 6 pendaftar UTBK disabilitas di UNESA, yakni Tuna Netra dan Tuna Daksa.

“Ada 6 pendaftar Disabilitas. Tuna netra dan tuna daksa. Akan ujian di sesi 9 dan sesi 17, bertempat di ruang TR Rektorat Unesa lantai 4,” ujar Vinda kepada beritajatim.com Sabtu (6/4/2019).

Sesi 9 dan sesi 17 sendiri terjadwal pada hari Sabtu 4 Mei dan Sabtu 25 Mei. Tahun ini menurut Vinda, tidak ada pendampingan bagi peserta disabilitas karena tahun ini personal computer (PC) yang akan dipakai oleh peserta disabilitas akan dipasang software NVDA (Non Visual Desktop Acces) yang memungkinkan peserta disabilitas mampu mengerjakan sendiri soal soal ujian.

“Nanti yang disabilitas ada software khusus. Misal tuna netra, soal dibacakan oleh sistem. Kayak listening gitu,” terang Vinda.

Terkait software NVDA yang diperuntukkan bagi peserta disabilitas, menurut Vinda software tersebut pada hari ini sedang dilakukan ujicoba kepada 6 Tunanetra di Jakarta. Sejak pukul 8.00 – 11.45 wib.

“Intinya, tahun ini disabilitas tidak ada pendamping khusus. Karena sudah disiapkan software untuk mereka. Kalau tahun lalu kan ada pendamping khusus. Selain itu untuk peserta semuanya harap disiapkan secara fisik dan mental. Waktu akan terus berjalan otomatis, misalnya ke toilet akan sangat rugi. Karena soal akan terus jalan,” pungkas Vinda.[adg/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar