Pendidikan & Kesehatan

Soal KPK Datang, Kepala Dindik Malang Sebut Salah Alamat

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Malang

Malang (beritajatim.com) – Informasi kedatangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, M Hidayat, Kamis (14/3/2019) siang ini.

Kata Hidayat, kedatangan tim KPK ke kantor Dindik di Jalan Raya Penarukan 1 Kepanjen, karena salah alamat. “Informasinya memang begitu (kedatangan KPK, red). Tetapi mungkin karena salah alamat saja,” terang Hidayat.

Menurutnya, ada surat pemanggilan dari KPK untuk Dr. Suwandi, yang alamatnya ditujukan ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. Nama yang dituju, memang ada di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, yang sekarang menjabat sebagai Kabid Tenaga Teknis (Tentis).

Namun surat pemanggilan pemeriksaan tersebut, sebetulnya bukan untuk Kabid Tentis. Melainkan untuk Dr. Suwandi, yang merupakan mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.

“Karena informasinya pemanggilan pemeriksaan berkaitan dengan kasus (dugaan korupsi, red) tahun 2011,” beber Hidayat.

Tentang pelayanan yang ditutup sementara, Hidayat mengatakan karena kasihan dengan guru atau pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, yang terlanjur datang mengurus surat. Karena ketika tiba-tiba KPK datang, secara otomatis orang yang di dalam kantor tidak diperbolehkan keluar.

“Kalau mereka (guru, red) sampai tidak bisa keluar ketika KPK datang, kasihan siswa-siswanya bisa terlantar tidak mendapat pelajaran,” pungkasnya. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar