Pendidikan & Kesehatan

SMAN 1 Kota Mojokerto Terima 114 Calon Siswa Tapi….

Mojokerto (beritajatim.com) – Dari jumlah total pagu 340, di SMAN 1 Kota Mojokerto hanya terpenuhi sebanyak 214 pendaftar atau kurang sebanyak 114 siswa saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui sistem dalam jaringan (daring) atau online. Untuk memenuhi pagu, dua hari dilakukan pendaftaran.

Kepala SMAN 1 Kota Mojokerto, Raden Imam Wahyudi mengatakan, sejak diumumkanya pada, Sabtu (22/06/19) pekan lalu, SMAN 1 Kota Mojokerto masih kekurangan 114 atau kurang tiga kelas lebih. “Kami memang menampung mereka yang belum diterima di sekolah manapun,” ungkapnya, Selasa (25/6/2019).

Syaratnya yakni, lanjut Imam, menunjukkan Surat Keterangan Lulus (SKL), tanda calon siswa pernah daftar di sekolah lain, bukti ambil pin berupa lembaran dan surat permohonan dari orang tua. Pendaftaran selama dua hari tersebut bagi mereka yang belum diterima di sekolah manapun.

“Pendaftaran dibuka mulai kemarin buka pukul 10.00 WIB sampai hari ini, pukul 14.30 WIB. Ada 114 calon siswa yang mendaftar sesuai dengan kekurangan pagu kita. Banyak yang berdatangan tapi sudah ditutup karena sesuai kekurangan pagu, kita terima 114,” tuturnya.

Untuk selanjutnya, tegas Imam, sebanyak 114 calon siswa tersebut menunggu pengumuman pada, Rabu (26/6/2019) besok. Saat ini, pihaknya masih melakukan proses verifikasi karena dikhawatirkan ada calon siswa yang sudah mendaftar di sekolah lain.

“Dikhawatirkan ada yang nakal yakni sudah diterima di sekolah lain, konsekuensi tidak diterima disini dan sekolah tersebut. Ini tadi ada dua yang dicoret karena sudah diterima di sekolah lain, daftar kesini karena alasan di sekolah tersebut jauh,” jelasnya.

Bagi calon siswa yang sudah diterima maka diminta untuk mempersiapkan proses daftar ulang yang akan berlangsung pada, Rabu besok. Yakni melengkapi berkas untuk daftar ulang.

Dari 114 pendaftar tersebut paling banyak dari zona irisan, seperti Kecamatan Sooko, Gedeg, Puri, Kabupaten Mojokerto dan Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Sebalumnya, pagu total SMAN 1 Kota Mojokerto sebanyak 340 siswa dengan 10 kelas.

Dengan masing-masing rombongan belajar (rombel) sebanyak 34 siswa. Pendaftar melalui jalur offline 12 siswa, sehingga membuka jalur online dengan pagu sebanyak 328 siswa. Dari 238 jalur online, terdapat kekurangan pagu sebanyak 114 siswa.

Salah satu calon orang tua wali murid, Susdianingsih (46) warga Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang berharap anaknya bisa diterima di SMAN 1 Kota Mojokerto. “Di Ngusikan tidak ada SMAN, ada di Ploso jaraknya sama dengan kesini. Ini diikutkan KK pakde di Kota Mojokerto,” harapnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar