Pendidikan & Kesehatan

SMA Taruna Brawijaya Berdiri di Kota Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Rencana pembangunan Bandara Kediri juga mendapatkan respon dari dunia pendidikan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan mendirikan SMA Taruna di Kota Kediri tahun 2019 ini.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Kediri, Drs. Sumiarso, MM mengatakan, pendirikan SMA Taruna di Kota Kediri merupakan program Pemprov Jatim dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Sebelumnya, SMA Taruna berdiri di Malang, Banyuwangi dan Madiun. Keempat daerah ini memiliki bandar udara termasuk Kediri yang diproyeksikan tahun ini.
“Di Malang bernama SMA Taruna Nala yang bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut. Banyuwangi SMA Taruna Bhayangkara yang bekerjasama dengan Polri. Madiun SMA Taruna Angkasa yang bekerjsama dengan TNI AU dan di Kota Kediri SMA Taruna Brawijaya yang bekerjasama dengan TNI AD,” kata Sumiarso, Senin (14/1/2019).
SMA Taruna Brawijaya Kediri tidak menempati gedung baru, melainkan peralihan di SMAN 5 Kota Kediri. Saat ini, Pemprov Jatim telah membentuk tim persiapan pendirian SMA Taruna Brawijaya Kediri ini di SMAN 5. Persiapan meliputi infrastruktur dan SDM.
“Tahun ajaran baru 2019, SMA Taruna Brawijaya Kediri mulai melakukan penerimaan siswa baru. Kuota siswa sebesar 200 anak. Penerimaan siswa tersebut melalui mekanisme seleksi,” imbuhnya.
Seleksi penerimaan meliputi, tes akademik, kesehatan dan psikologi. Setelah lolos tes, siswa yang diterima akan menjalani pendidikan umum dan pengasuhan. Pendidikan umum, siswa diberikan materi ajar sesuai kurikulum K13, sedangkan pengasuhan, siswa diberi penguatan pendidikan karakter dan bela Negara.
Pemprov Jatim memilih SMAN 5 Kota Kediri karena lokasinya dekat dengan Markas Brigif 16 Wirayudha Kediri. Tetapi, yang menjadi kendala, dari 5 hektar lahan yang dibutuhkan, kini baru tersedia 3 hektar. Sehingga masih memiliki kekurangan penyediaan lahan 2 hektar.
“Pak Gubernur sudah bertemu dengan pak Walikota Kediri terkait pendirian SMA Taruna Brawijaya. Pak Walikota Kediri prinsipnya mendukung. Pertemuan tersebut termasuk membicarakan tentang penyediaan lahan yang masih kurang, Pemkot Kediri bersedia untuk menghibahkan,” jelasnya.
Dalam penyediaan fasilitas awal, Pemprov Jatim akan mendirikan asrama bagi para siswa. Sehingga, selama menempuh pendidikan, pelajar SMA Taruna Brawijaya akan menempati asrama. [nng/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar