Pendidikan & Kesehatan

Siswa SDN 1 Sumberharjo Bojonegoro Harus Sabar

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kondisi bangunan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sumberharjo, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro yang rusak berat belum masuk target pembangunan tahun anggaran 2019.

Padahal kondisi atapnya banyak yang bolong. Lantai keramik mulai terkelupas, hingga tembok yang sudah kusam dan retak-retak. Kerusakan tersebut membahayakan bagi siswa dan guru yang melakukan proses belajar mengajar.

Apalagi saat musim hujan, tidak jarang para siswa harus ngepel lantai terlebih dahulu sebelum proses belajar mengajar. Selain itu juga rawan kejatuhan atap genteng. Kondisi tersebut harus bertahan hingga tahun mendatang.

“SDN 1 Sumberharjo belum masuk  data pembangunan di tahun 2019,” ujar Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKP) Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitrama, Selasa (19/2/2019).

Sehingga, kata Welly, pihaknya tidak berani melakukan lelang pembangunan, termasuk P APBD. Jadi kemungkinan masuk anggaran tahun depan (2020). “Setiap pembangunan sekolah selalu ada komunikasi dengan Disdik,” jelasnya.

Sesuai data yang diterima DPKP dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro, ada sebanyak 751 gedung sekolah yang harus direhab. Namun dari data tersebut tidak ada SDN 1 Sumberharjo.

Sebelumnya ada sebanyak 53 lembaga Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bojonegoro yang mengalami kerusakan ringan, sedang dan berat direhab tahun 2018 ini. Sedangkan di tahun 2017, ada sebanyak 335 bangunan SD di rehab dari jumlah 751 yang alami rusak.

Sekadar diketahui, di SDN 1 Sumberharjo ada empat ruangan yang rusak parah, yakni ruang kelas 4, 5, 6 dan ruangan kantor. Sedangkan satu lokal lagi untuk ruangan kelas 1, 2 dan 3 masih layak, namun juga sudah mulai rusak. [lus/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar