Pendidikan & Kesehatan

Siswa Luar Kabupaten Serbu PPDB di Jombang

Jombang (beritajatim.com) – Sejumlah orang tua wali dari Kabupaten Nganjuk mendatangi pendaftaran PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) yang ada di Jombang, Rabu (26/6/2019).

Hal itu mereka lakukan karena jarak kediaman orang tua wali murid tersebut lebih dekat ke Kabupaten Jombang. Mereka tingga di perbatasan antara dua kabupaten itu. Namun secara geografis masih berada di Kabupaten Nganjuk. Orang tua wali murid yang datang itu salah satunya dari Kecamatan Jatikalen, Nganjuk.

Nyono (45), warga Jatikalen, Nganjuk, mengatakan, jarak rumahnya dengan SMP di Nganjuk sekitar 40 kilometer. Sedangkan jarak dengan sekolah SMP di Jombang hanya 4 kimometer. “Makanya, saya mendaftarkan anak ke SMP Negeri 4 Jombang. Ya pertimbangan jarak yang lebih dekat,” kata Nyono sembari menunjukkan sejumlah persyaratan yang ia bawa.

Hal serupa juga dikatakan oleh Wahyu, warga Ngajuk lainnya. Meski rumahnya masuk Kabupaten Nganjuk, namun secara jarak lebih dekat ke Jombang. Makanya Wahyu juga mendaftarkan anaknya di PPDB online di Kota Santri.

“Kalau harus sekolah ke Nganjuk, kasihan anak saya. Jaraknya 30 kilometer lebih. Tapi kalau sekolah di Jombang, jarak yang ditempuh hanya 4 kilometer,” kata Wahyu sembari berharap sang anak bisa diterima sekolah di Jombang.

Menanggapi hal tersebut, panitia PPDB Disdik Jombang Agus Suryo Handoko menjelaskan, pendaftaran siswa dari luar Kabupaten Jombang memang diperbolehkan. Hal itu menyusul sudah adanya kesepakatan antar-pemerintah, yakni Pemkab Jombang dengan Pemkab Nganjuk.

“Kesepakatan ini kami lakukan dengan empat kabupaten. Utamanya sekolah-sekolah yang ada di perbatasan. Empat kabupaten itu meliputi Nganjuk, Kediri, Mojoketo dan Lamongan,” kata Agus merinci.

“Jadi mereka yang rumahnya di empat kabupaten dan berbatasan dengan Jombang bisa mendaftar ke sini (Jombang). Semisal Kertosono, Patianrowo, Jatikalen (Nganjuk). Ngimbang Lamongan, Trowulan Mojokerto, serta Purwoasri Kediri,” pungkas Agus. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar