Pendidikan & Kesehatan

Siaga Covid-19, UB Malang Minta Mahasiswa Tak Pulang Kampung

Rektor UB Malang, Nuhfil Hanani.

Malang (beritajatim.com) – Universitas Brawijaya (UB) Malang melakukan berbagai langkah antisipasi penyebaran wabah virus corona Covid-19. Mulai dari isolasi Fakultas Teknik UB, membentuk Satgas Covid-19, hingga berencana meniadakan wisuda pada bulan Maret.

Terbaru, Rektor UB, Nuhfil Hanani meminta mahasiswanya sebaiknya tidak pulang kampung terlebih dahulu. Sebab, hingga saat ini, Kota Malang dan sekitarnya masih aman dan belum terindikasi daerah terjangkit Covid-19. Imbauan ini untuk meminimalisir transmisi lokal Covid-19.

“Mahasiswa jangan pulang ke daerah asal. Apalagi ke daerah transmisi lokal Covid-19, lebih baik di sini karena sudah aman,” ujar Nuhfil.

Nuhfil mengatakan, kabar bila perkuliahan di UB dihentikan tidaklah benar. Proses belajar mengajar tetap berjalan sesuai jadwal. Hanya saja metode tatap muka di kelas diganti dengan metode online. Sementara untuk Ujian Tengah Semester (UTS) diganti dengan metode daring take home exam.

“Tidak benar kalau kegiatan belajar mengajar ditiadakan. Yang benar metode itu diganti, kita akan ganti metode. Berlaki sejak Senin, pekan depan,” tandasnya.  [luc/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar