Pendidikan & Kesehatan

Satbinmas Polres Kediri Budayakan Tertib Berlalu Lintas pada Anak Melalui Media Wayang

Kediri (beritajatim.com) – Anggota Satuan Binmas Polres Kediri melaksankan kunjungan ke TK Tauladan Pare Kediri, Rabu (4/9/2019). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas, AKP Bowo Wicaksono.

Ada yang berbeda saat berkunjung ke sekolah ini. Sebab, mereka justru membawa berbagai properti sebagai sarana untuk berinteraksi dengan para siswa. Diantaranya Papan Kayu, Wayang Kardus dengan berbagai karakter, miniatur rambu rambu lalu lintas.

“Sengaja hari ini kami membawa seperangkat wayang edukasi ini untuk memberikan materi pendidikan karakter dan budaya tertib berlalu lintas melalui wayang,” kata AKP Bowo Wicaksono, Rabu (3/9/2019).

Dalam pertunjukan wayang ini mengambil lakon budaya tertib berlalu lintas baik di rumah maupun di tempat umum. Sementara itu, yang menjadi dalang pagelaran wayang sederhana ini adalah Bripka Ika, polwan yang berdinas di Satuan Binmas Polres Kediri. Adapun tokohnya Denok, danang, (protagonis), Badu (tokoh antagonis), bapak/ibu denok, polisi dan ibu guru.

Saat pertunjukan wayang disisipkan pesan pesan moral kepada para siswa, antara lain, hormat dan patuh pada orang tua, belajar disiplin waktu, saling menghormati sesama teman serta tidak lupa para siswa juga diberikan materi pengenalan terhadap rambu rambu lalu lintas.

“Harapan kami dengan melalui media wayang ini kita bisa lebih dekat kepada masyarakat, khususnya anak sekolah dan kita bisa lebih interaktif dalam memberikan pesan pesan moral kepada meraka,” imbuh mantan Kapolsek Pagu ini.

Masih kata mantan Kasubbag Humas Polres Kediri ini, pihaknya sengaja menggunakan media wayang sebagai sarana sosialisasi berlalu lintas dengan harapan lebih mudah dicerna oleh anak.

“Kita biasakan anak tertib berlalu lintas sejak dini. Tertib waktu, mulai bangun tidur pagi tidak terlambat, berangkat ke sekolah tidak terlambat. Kemudian tertib di jalan, menyeberang ditempat yang disediakan, tertib belajar di sekolah, dengan patuh dengan bapak ibu guru, dan saling menyayangi antar teman,” tutupnya. [nng/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar