Pendidikan & Kesehatan

RSUD Syamrabu Bangkalan Rawat 1 PDP dan 2 ODP

foto/ilustrasi

Bangkalan (beritajatim.com) – Peningkatan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di Bangkalan terus bertambah. Informasinya 58 ODP dan 1 PDP. Sedangkan saat ini, terdapat tiga pasien yang dirujuk ke RSUD Syamrabu, untuk mendapat penanganan secara Intensif.

dr Catur Budi Keswardiono selaku juru bicara Satgas Pencegahan Corona sekaligus dokter spesialis paru RSUD Syamrabu mengatakan, semula ia merawat satu pasien PDP asal kecamatan Klampis.

“Ada satu pasien rujukan berjenis kelamin laki-laki usia sekitar 35-40 tahun, pasien mengalami sesak dan demam dan riwayat bepergian dari Afrika. Saat ini masih kami rawat di ruang isolasi,” ujarnya saat dihubungi via telepon, Rabu (25/3/2020).

Dikatakan, kondisi pasien saat ini masih mengalami sesak. Namun yang bersangkutan sudah menjalani rangkaian pemeriksaan hingga pemeriksaan spesimen mengambil sampel cairan dari tenggorokan atau biasa disebut swab tenggorokan. “Sudah swab tenggorokan. Kami masih tunggu hasilnya seperti apa,” ujarnya.

Selain 1 pasien PDP, pihak rumah sakit juga mendapat dua pasien rujukan ODP tadi malam. Dua pasien tersebut diketahui memiliki riwayat bepergian dari Kota Dubai, Uni Emirat Arab dan Malang, Jawa Timur. “Kami terima rujukan tadi malam dan masih dalam observasi lebih lanjut, seperti apa hasilnya, kami menunggu perkembangan,” jelasnya.

Ia mengatakan, tidak semua pasien ODP harus dirujuk ke rumah sakit. Upaya pencegahan bisa dilakukan dengan isolasi diri dirumah dan menjaga kesehatan. Namun, bagi ODP yang mengalami gejala sakit dan memerlukan perawatan lebih lanjut, bisa langsung dirujuk agar mendapat perawatan intensif. “Semuanya masih dirawat di ruang isolasi,” tandasnya. [sar/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar