Pendidikan & Kesehatan

International Women's Day 2019

Relawan Perempuan Gabung Program ‘Karimata Mengajar’

Pamekasan (beritajatim.com) – Sejumlah relawan perempuan peduli pendidikan ikut serta dan bergabung dalam program Karimata Mengajar Edisi 9 yang digelar di SD Negeri Panagguen 2 Proppo, Pamekasan, Sabtu (9/3/2019).

Para relawan tersebut merupakan para perempuan yang berasal dari berbagai komunitas berbeda di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam, di antaranya dari Bidan, Culinary, Palang Merah Indonesia (PMI) hingga Penyiar Radio.

“Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional 2019 yang dirayarakan setiap tanggal 8 Maret. Dari itu perempuan harus kuat dan tangguh, tidak ada kata menyerah walaupun perempuan terkadang dianggap sebelah mata,” kata Relawan PMI Pamekasan, Sitti Fatiatul Karimah.

Baca Juga:

    Tidak hanya itu, dirinya juga menegaskan sebagai seorang perempuan juga harus bisa menghadapi tantangan zaman. “Perempuan yang hebat adalah perempuan yang bisa menjawab tantangan zaman dan berkata saya perempuan, saya relawan dan saya bisa,” ungkapnya.

    “Bagi kami pribadi, perempuan harus mandiri tanpa harus melupakan kodrat sebagai sosok seorang ibu, istri juga sebagai wanita yang bisa menjadi sahabat bagi anak-anak kita,” tegasnya.

    Salah satu relawan dari unsur Bidan, Dian Cahyani yang menyampaikan bahwa perempuan juga bisa menjadi inspirasi. “Bagi kami yang paling berharga adalah mereka yang bisa memberikan manfaat bagi orang lain, termasuk perempuan. Seperti berbagi ilmu dan inspirasi melalui program ini,” jelasnya.

    Hal senada juga disampaikan Ienas Beauty Kirana, dara yang berprofesi sebagai penyiar radio menilai Hari Perempuan Internasional selaras dengan semangat Karimata Mengajar. Khususnya peran serta perempuan yang tak melanggar norma.

    Insya’ Allah program ini sangat positif dan mengenalkan dunia kita bagi anak-anak sekolah dasar. Awalnya International Women’s Day memang terkait emansipasi yang diresmikan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa), tapi bagi kami perempuan Madura punya cara untuk berperan positif dalam masyarakat,” pungkasnya. [pin/ted]

    Apa Reaksi Anda?

    Komentar