Pendidikan & Kesehatan

Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan Lepas 442 Mahasiswa PKN 2019

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 442 mahasiswa peserta Perkuliahan Kerja Nyata (PKN) XXIV 2019 Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, secara resmi dilepas Rektor Abdul Muin di halaman kampus di Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan, Kamis (4/7/2019).

Jumlah tersebut terdiri dari mahasiswa tingkat akhir yang berasal dari enam Program Studi (Prodi), yakni Prodi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Pendidikan Agama Islam (PAI). Seluruhnya Fakultas Tarbiyah.

Sedangkan tiga prodi lainnya, masing-masing Prodi Ekonomi Syariah (ESY) dan Perbankan Syariah (PSY) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Serta Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) dari Fakultas Ushuluddin dan Perbandingan Agama.

“Saat ini terdapat sebanyak 442 mahasiswa yang diterjunkan ke 23 lokasi PKN yang tersebar di empat kecamatan berbeda di Pamekasan, yakni kecamatan Kadur, Pagantenan, Palengaan dan Pasean. Mereka merupakan mahasiswa tingkat akhir yang tengah menjalankan salah satu program wajib di perguruan tinggi,” kata Abdul Muin.

Pihaknya menilai, selama ini tidak sedikit kontribusi yang telah diberikan mahasiswa kepada masyarakat dan terbilang cukup signifikan. “Di sisi lain khususnya bagi mahasiswa, hal itu turut mendorong proses belajar yang baik bagi mahsiswa di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

“Terlebih saat ini, program Mahasiswa Mengabdi 2019 juga menerapkan pendekatan Participatory Action Research atau yang biasa disebut PAR. Sehingga diharapkan bisa mendorong mahasiswa agar terus belajar di tengah-tengah masyarakat, dan tentunya memberikan hasil maksimal sesuai dengan kebutuhan yang ada di tengah-tengah masyarakat,” harapnya.

Segala problematika yang dihadapi ketika berhubungan langsung dengan masyarakat, diharapkan bisa mendorong mahasiswa dapat pro aktif dan berinisiatif melakukan sesuatu. Sehingga soft skill kepemimpinan setidaknya mampu terasah dengan baik. “Kegiatan ini merupakan salah satu bagian proses panjang dalam rangka proses penyempurnaan leadership. Yang ketika lulus, jadi bibit leader yang luar biasa,” tegasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga berpesan agar para mahasiswa peserta Program Mahasiswa Mengabdi 2019, agar selalu menjaga nama baik almamater. “Terpenting harus selalu mengedepankan akhlak dan etika, jaga nama baik kampus di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar