Pendidikan & Kesehatan

Puluhan Wali Murid Cabut Berkas di SMP Negeri 1 Sampang, Ada Apa?

Sampang (beritajatim.com) – Puluhan wali murid yang beberapa waktu lalu mendaftarkan putra-putrinya ke SMP Negeri 1 Sampang. Satu per satu mulai mencabut berkas pendaftaran lantaran posisi nomer urut melebihi jumlah pagu calon siswa.

“Saya mencabut berkas pendaftaran karena nomer urut anak saya jauh di luar pagu, jadi biar ada kesempatan mendaftar ke sekolah lain,” kata Imam, salah satu wali murid, Sabtu (25/5/2019).

Hal senada juga dikatakan oleh Aziz, setelah melalui aplikasi zonasi, siswa yang mendaftar secara otomatis tergeser dan yang paling dekat dengan sekolah akan diterima. Sehingga, yang alamat rumahnya jauh. “Saya memaklumi kalau memang ada aplikasi zonasi yang menentukan, tapi jika nanti ada permainan kami akan tuntut karena diduga ada kecurangan penerimaan siswa di SMP Negeri 1 Sampang,” tegasnya.

Sementara itu, menurut Suudi petugas yang menerima pencabutan berkas saat ini sudah 73 orang. Terutama calon siswa dari Kelurahan Rongtengah, Polagan dan Banyuayar.

“Ada aplikasi khusus yang menentukan penerimaan calon siswa, yang membuat yaitu Dinas Pendidikan, kami di sini hanya mengentry datanya saja,” ujarnya.

Sekadar diketahui, PPDB di SMP Negeri 1 Sampang dimulai dari tanggal 20 hingga 25 Mei 2019, kemudian aturan pendaftaran melalui tiga jalur yakni Zonasi, Prestasi dan Perpindahan Orang Tua dengan kuota 288 siswa yang dibagi sebanyak 9 kelas x 32 siswa. [sar/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar