Pendidikan & Kesehatan

Cegah Wabah DBD

Poltekkes Kemenkes Malang Galakkan Penanaman Serai Wangi dan Lavender

Kediri (beritajatim.com) – Poltekkes Kemenkes Malang menggelar sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) kepada warga Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jumat (15/3/2019). Kegiatan diawali dengan senam pagi, dilanjutkan dengan penanaman Serai dan Lavender yang merupakan salah satu upaya mencegah gigitan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD).

Sebagai simbol pencanangan Germas serta penandatanganan kesepakatan untuk melaksanakan hidup sehat yang ditandatangani oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Malang yang pada kesempatan ini diwakili oleh Pembantu Direktur I Moh. Wildan, A.Per.Pen., M.Pd., anggota DPRD Kota Kediri, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr. Fauzan Adhima, M.Kes., Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Bapak Jupriyono, S.Kp. M.Kes., pihak Kecamatan Pesantren, Polsek Pesantren dan dari TNI.

Moh. Wildan, A. Per. Pen, M. Pd, Pembantu Direktur I Poltekkes Kemenkes Malang mengatakan, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ini merupakan salah satu program pemerintah untuk mengajak seluruh masyarakat membiasakan diri dengan pola hidup sehat.

Memasuki era mileneal, membuat masyarakat cenderung memiliki gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, minum alkohol, mengonsumsi makanan siap saji (Junk Food) secara berlebihan. Juga kurangnya berolahraga dan acuh terhadap lingkungan menjadi faktor pemicu penyakit yang terlambat dideteksi.

“Poltekkes Kemenkes Malang, bukan hanya mendidik tenaga kesehatan, tetapi juga membantu program pemerintahan di bidang kesehatan salah satunya Germas. Sosialisasi Germas di Kediri ini, sudah ketiga kalinya. Tiap kali, topiknya berbeda-beda, sekarang ini menanam tumbuhan untuk mencegah nyamuk DB, mudah-mudahan dapat membantu di bidang pencegahan,” kata Moh. Wildan, A. Per. Pen, M. Pd.

Untui diketahui, Pemerintah menggelar aksi promotif preventif sesuai Instruksi Presiden Nomor 1/2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat berupa Sosiaslisasi Germas. Inti kegiatan Germas adalah menyampaikan tujuh pesan diantaranya, melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan, dan menggunakan jamban.

Sementara itu, Susanti Pratamaningtyas, M.Keb, selaku Ketua Program Studi Kebidanan Kediri Poltekkes Kemenkes Malang mengatakan, sosialisasi Germas merupakan langkah preventif yang dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan penyakit pada masyarakat.

“Kami sebagai lembaga pendidikan dibawah Kementerian Kesehatan memiliki tanggung jawab untuk ikut dalam upaya preventif untuk menyadarkan masyarakat tentang mencegah penyakit dengan pemeriksaan kesehatan. Namun, hari ini kegiatan difokuskan pada pencegahan penyakit DB karena saat ini sedang mewabah.Target kegiatan ini bagaimana kami sebagai lembaga pendidikan kesehatan berperan aktif bisa menurunkan penyakit degeneratif di Kota Kediri,” bebernya.

Sosialisasi Germas kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Poltekkes Kemenkes Malang mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan setempat.

“Kita bekerjasama dengan kementerian kesehatan lewat Poltekkes Kemenkes Malang dengan melakukan sosialisasi Germas. Salah satunya menanam daun serai wangi dan lavender saat ini wabah DB lagi banyak. Harapannya supaya masyarakat hidup sehat ikut untuk mengusir nyamuk DB melalui kegiatan penanaman tanaman serai dan lavender,” seru Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr. Fauzan Adhima, M.Kes.

Diakui dr. Fauzan Adhima, M.Kes, wabah DB juga menyerang wilayah Kota Kediri. Tetapi, pada bulan Maret 2019 ini, jumlah kasua DB mulai menurun. Menurut Kepala Dinas Kesehatab setempat, penurunan kasus DB berkat partisipasi masyarakat yang menggelar PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dan meningkatkan kebersihan lingkungan.

Dalam kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Malang juga mengajak masyarakat Kota Kediri makan buah bersama yang bertujuan untuk membiasakan masyarakat mengonsumsi sayur dan buah setiap hari.

Harapan dari Poltekkes Kemenkes Malang untuk masyarakat Kota Kediri yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah bisa menerapkan tujuh pesan Germas dan menyebarkan informasi kepada keluarga dan masyarakat sekitar tentang pola hidup sehat untuk mencegah datangnya penyakit.

Dalam sosialisasi germas ini dengan penyampaian materi tentang dukungan pemerintah dalam menyukseskan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat oleh dr. Fauzan Adhima, M.Kes selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri.

Poltekkes Kemenkes Malang merupakan institusi kesehatan yang memiliki 4 jurusan diantaranya jurusan Kebidanan, Keperawatan, Gizi dan Kesehatan Terapan, serta memiliki 21 Program Studi yang tersebar di enam kampus, yaitu Kampus Utama (Malang), Kampus I (Jember), Kampus II (Lawang), Kampus III (Blitar).

Kampus IV (Kediri), Kampus V (Trenggalek), dan Kampus VI (Ponorogo). Poltekkes Kemenkes Malang Kampus IV Kediri memiliki dua Program studi yaitu, Program Studi D-III Kebidanan dan Sarjana Terapan Kebidanan yang berlokasi di Jl. K.H. Wakhid Hasyim No. 64B Kediri. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar