Pendidikan & Kesehatan

Aksi Nasional Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik

Penghargaan Wajah Bahasa Sekolah Tahun 2019

Drs. Mustakim, M. Hum, Kepala Balai Bahasa Jawa Timur

Surabaya (beritajatim.com) – Penggunaan bahasa di ruang publik merupakan cerminan sikap dan kompetensi penggunanya. Oleh karena itu, diperlukan sikap positif, yaitu sikap tertib berbahasa. Tujuannya agar penggunaan bahasa di ruang publik sesuai dengan ketentuan hukum dan kaidah kebahasaan.

“Untuk itu, pemerintah pusat dan daerah perlu menciptakan ketertiban berbahasa dengan mengendalikan bahasa asing guna menguatkan bahasa negara di ruang publik salah satunya di sekolah,” tutur Drs. Mustakim, M. Hum, Kepala Balai Bahasa Jawa Timur, Senin (14/1/2019).

Mustakim menambahkan, wajah bahasa sekolah merupakan gambaran atas sikap positif terhadap penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara di lingkungan sekolah. “Balai Bahasa Jawa Timur, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan aksi nasional ini untuk meningkatkan ketertiban berbahasa di ruang publik,” katanya.

Aksi tersebut dipahami, menurut Mustakim, sebagai bagian dari pendidikan literasi sepanjang hayat. “Ini sesuai dengan amanat UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Aksi nasional ini berupa pemberian penghargaan wajah bahasa sekolah untuk tingkat SMP/MTs se-Jawa Timur,” tuturnya.

Adapun persyaratannya, peserta atas nama lembaga sekolah mendaftarkan diri dengan cara mengirimkan foto-foto objek penggunaan bahasa lembaga sekolah masing-masing ke alamat pos-el wajahbahasajatim2019@gmail.com dengan mencantumkan subjek pengiriman: nama sekolah_wilayah_nama pengirim_nomor telepon pengirim.

“Penilaian peserta aksi dilakukan terhadap sepuluh objek foto penggunaan bahasa di sekolah untuk tujuh kriteria penilaian. Panitia akan menentukan lima lembaga sekolah SMP/MTs terbaik se-Jawa Timur untuk mendapatkan penghargaan Wajah Bahasa Sekolah Tingkat Provinsi Tahun 2019 dan sekaligus akan dikirim ke Jakarta untuk tingkat nasional,” tandas Mustakim. [but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar