Pendidikan & Kesehatan

Penanganan Ambruknya Puskesmas Torjun Masuk Gelar Perkara di Polda Jatim

Sampang (beritajatim.com) – Keseriusan polisi dalam menangani penyelidikan ambruknya gedung baru Puskesmas Torjun, Kabupaten Sampang, mulai diragukan. Padahal, beberapa waktu lalu sejumlah saksi dan penyedia bahan bangunan telah diperiksa.

Kapolres Sampang, AKBP Budi Wardiman melalui Kasatreskrim AKP Hery Kusnanto mengklaim penanganan ambruknya gedung baru Puskesmas Torjun terus berlanjut.

“Tetap kami tangani, penyelidikan sudah kami lakukan dengan maksimal. Lebih dari 10 orang saksi sudah kami panggil, termasuk pihak-pihak yang terlibat. Agenda selanjutnya akan digelar perkara ke Polda,” terangnya, Senin (18/2/2019).

Lanjut Hery Kusnanto menjelaskan, gelar perkara dari hasil penyelidikan dimaksudkan untuk menentukan status penanganan ambruknya gedung baru Puskesmas Torjun tersebut, status hukumnya lebih ditingkatkan.

“Dari gelar perkara itu, apakah status dari penyelidikan ditingkatkan ke penyidikan,” terangnya.

Sejauh ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Polda Jatim untuk menentukan jadwal, karena saat ini bersamaan dengan agenda Polres dari wilayah lainnya.

“Kami masih koordinasi dengan Polda, agenda gelar perkara di Polda banyak dari Polres wilayah lainnya,” ujarnya.

Disisi lain pihaknya mengaku masih belum ada koordinasi dengan pihak audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jatim. “Masih belum ada koordinasi dengan pihak audit. Kalau berbarengan dengan pihak audit itu sebenarnya lebih enak,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, rehap berat Puskesmas Torjun senilai Rp 1,7 miliar tersebut dikerjakan oleh CV Yala Indah Perkasa. Pada saat pengerjaan, pembangunan Puskesmas tersebut melebihi masa kontrak pada Desember 2018 lalu, bahkan oleh Dinas Kesehatan setempat diputus kontrak. Pada Minggu 20 Januari 2019 lalu, gedung tersebut ambruk di bagian depannya. Informasi yang berkembang, ambruknya gedung disebabkan tidak kuatnya atap karfalum menahan beban genteng.[sar/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar