Pendidikan & Kesehatan

Bangun Mental dan Spiritual Warganya

Pemkab Kediri Tatar Pengurus TPQ

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Bagian Kesra menggelar Penataran Pengurus TPQ. Acara ini berlangsung di gedung Balai Desa Kayen Kidul dan diikuti oleh ustad/ustadzah pengurus TPQ se eks-Korcam Papar.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk konkrit sesuai dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Kediri yaitu pembangunan mental spiritual, juga sebagai sarana untuk membentuk pendidik berbasis keagamaan yang ada di lingkungan masyarakat Kabupaten Kediri.

Camat Kayen Kidul Saiful Huda, mengatakan, kegiatan ini dapat menyegarkan kepengurusan yang ada di TPQ masing-masing. Acara ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar pengurus TPQ yang nantinya dapat berkelanjutan sebagai sarana untuk sharing ilmu antar pengurus.

“Tugas yang bapak ibu semua laksanakan adalah tugas mulia untuk kepentingan dunia dan akhirat. Jadi dengan ilmu yang diberikan, membuat manusia selalu berbuat baik kepada sesama dan sang pencipta,” urainya.

Hadir sebagai narasumber adalah Drs. H. Mujahid, MM, Kepala Bakesbangpol Kab. Kediri. Beliau menyampaikan, pengurus TPQ memiliki tugas mulia dan mendapatkan pundi-pundi amal dari mengajar, hingga nanti anak didik sukses meraih cita-citanya.

“Pengelolaan TPQ saat ini sudah semakin canggih, dimana saat ini anak-anak bisa lebih cepat dalam memaknai dan mengamalkan Alquran. Sekarang sudah banyak sekali anak yang hafal, pandai membaca dan menulis Alquran,”┬ákata Drs. Mujahid.

“Visi-misi Bupati adalah untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Kediri yang religius. Terkait dengan peran dan fungsi TPQ dan jajaran pengurus dan pengelola, ini adalah panggilan jiwa untuk meraih posisi yang baik sebagai pengajar TPQ yang suka berinfaq ilmu sebagai pembelajaran Alquran,” lanjutnya.

Jumlah TPQ di Kabupaten Kediri pun meningkat, yakni sekitar lebih dari 1500 institusi. TPQ memiliki peran mendidik para santri agar betul-betul memiliki kemampuan di bidang baca tulis Al Quran. Para santri diharapkan mampu mengartikan dan memaknai Al Quran, dan yang lebih penting lagi, mereka bisa mengamalkan apa yang ada di dalam kandungan Al Quran.

“Dari apa yang telah diselenggarakan Taman Pendidikan Al Quran selama ini, memiliki kontribusi yang sangat besar dalam mewujudkan masyarakat yang religius,” pungkasnya. [adv kominfo/nng].

Apa Reaksi Anda?

Komentar