Pendidikan & Kesehatan

Padatnya Surabaya dan Tantangan Perayaan Isra Miraj untuk Anak-anak

Surabaya (beritajatim.com) – Semakin hari kondisi kota Surabaya memang semakin padat. Gedung dan bangunan semakin rapat dan kurang lebih hampir 3 juta manusia tinggal di kota ini.

Di tengah kepadatan tersebut, perayaan Isra Miraj ramai digelar salah satunya di TPQ (Taman Pendidikan Al Qur’an) Nurul Hidayah, Gubeng Kertajaya 5D, pada Rabu (3/4). Sekitar 50 an anak-anak dan 10 lebih tenaga pengajar yang umumnya mahasiswa berkumpul dan hadir pada acara tersebut.

“Acara Isra Miraj ini memang dikhususkan untuk anak-anak. Biasanya kami menyelenggarakanya juga bersama warga sekitar, namun untuk tahun ini cukup hanya anak-anak saja,” sebut salah satu pengurus TPQ, Galuh Widagdo.

Menurut Galuh, perayaan Isra Miraj untuk anak-anak ini penting, selain mengenalkan perayaan hari besar Islam. Dirinya juga menyebutkan, sudah sangat jarang dan susah anak-anak sekarang untuk diajak acara berbentuk (spiritual) seperti ini. “Spiritual untuk anak itu penting, karena itu mendidik tentang adab dan akhlaq (etika dan moral),” katanya.

Mendidik anak-anak di Surabaya itu tantangan tersendiri. “Padatnya kota dan hiruk pikuknya yang sangat bebas menjadikan pendidikan spiritual untuk anak-anak sangat penting dan tidak boleh dinomor duakan,” imbuhnya.

Bagi Galuh, melalui perayaan Isra Miraj untuk anak-anak ini adalah salah satu pendidikan karakter di luar pendidikan formal di sekolah. Meskipun belum banyak diikuti, dirinya akan terus mengadakan acara semacam ini dengan rekan di TPQ Nurul Hidayah. [juf/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar