Pendidikan & Kesehatan

Orang Tua Siswa Usulkan Penambahan Pagu PPDB Jember

Jember (beritajatim.com) – Orang tua siswa mengusulkan agar ada penambahan pagu dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP, dalam rapat dengar pendapat di ruang Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (26/6/2019). Rapat dihadiri orang tua siswa dan perwakilan Dinas Pendidikan Jember.

“Realitas yang terjadi di lapangan, ada sekolah yang terletak di daerah padat populasi dan tidak. Salah satu contoh SMP Negeri 3. Kalau hanya untuk memenuhi pagu 232 siswa, dengan diambilkan dari siswa sekitar sekolah itu sudah terpenuhi. Padahal SMP 3 adalah SMP terdekat yang melayani siswa di Jalan Kalimantan, Jalan Jawa, Jalan Mastrip, Jalan Riau, Jalan Karimata, dan sampai terjauh di Sukorejo,” kata Endro Jatmiko, salah satu orang tua siswa.

“Kalau kemudian hanya dengan jarak satu koma sekian kilometer, pagu sudah terpenuhi, mau sekolah di mana anak-anak kita (yang tinggal di lokasi melebihi jarak yang lebih jauh dari sekolah)? Saya minta solusi kongret dari Dinas Pendidikan. Saya tidak punya pilihan sekolah yang lain, karena yang terdekat hanya di situ. Kalau kami memilih katakanlah di SMP 2, kans kami semakin kecil. Ini karena aturan menteri jelas: 90 persen yang diambil adalah siswa yang tinggal di zona terdekat dengan sekolah,” kata Endro.

Menurut Endro, tidak semua orang punya kemampuan menyekolahkan anak mereka di sekolah swasta. “Kalau satu anak butuh biaya Rp 10 juta, lalu saya punya tiga anak sekolah bareng, habis Rp 30 juta. Tidak bisa cari duit sebegitu banyak,” katanya. Itu pun sebagian besar sekolah swasta sudah menutup pendaftaran.

Endro mengecam kebijakan pemerintah yang menetapkan calon siswa hanya boleh memilih satu SMP negeri yang didasarkan jarak rumah. “Pilihan satu sekolah itu jahat. Itu kejahatan. Itu sangat tidak manusiawi. Saya mohon aturan menteri ini tidak diberlakukan saklek di Jember. Perbedaan geografisnya jauh sekali. Tolong ini disampaikan kepada bupati yang terhormat,” kata alumnus Fakultas Pertanian Universitas Jember ini. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar