Pendidikan & Kesehatan

Ereveld Kembang Kuning Terbuka untuk Umum dan Gratis

OHS Ajak Anak Surabaya Berkunjung ke Makam Belanda

Surabaya (beritajatim.com) – Oorlogs Heaven Stichting, Yayasan Makam Kehormatan Belanda mengajak anak anak muda Surabaya untuk mengunjungi Ereveld Kembang Kuning atau Makam Belanda di Kembang Kuning untuk memelihara ingatan kita akan sejarah.

Robbert van de Ridjt, Direktur Oorlogsheavenstichting Indonesia mengatakan langsung di forum diskusi A Cross Cultural Understand Talk di Universitas Wijaya Kartika (Uwika) Surabaya, Selasa (19/11/2019).

Iapun mengatakan bahwa kegiatan ini memiliki pesan selalu mengingat apa yang terjadi saat perang berlangsung. Bahwa dampak dari perang bisa menjadi pelajaran untuk kehidupan kedepannya.

“Pesan dasarnya adalah mengundang generasi muda Indonesia untuk berkunjung ke Ereveld karena ini apa yang disana menunjukkan hasil dari perang,” ujarnya.

Mengedepankan perawatan makam, ia mengatakan bahwa Oorlogsheavenstichting juga memelihara ingatan terhadap perang, apa yang perang telah ceritakan pada kita.

Ini tidak selalu menunjukan bagaimana citra orang Belanda tapi juga hasil dari perang. Karena juga banyak orang Indonesia yang meninggal selama perang melawan Jepang dan perang melawan Belanda.

Ia mengatakan bahwa 80 persen korban perang adalah masyarakat sipil dan mereka adalah perempuan dan anak anak yang tidak bisa mempertahankan diri dalam keadaan perang.

“Oleh karena itu kita ingin mengingatkan kepada generasi muda indonesia untuk dengan cara apapun perang tidak bisa dibenarkan. Cobalah untik menyelesaikan masalah kalian dengan cara lebih diplomatis,” tambahnya.

Robbert juga mengatakan bahwa yayasan ini tetap menjaga makan karena masih banyak keluarga korban Belanda yang Indonesia untuk mengunjungi makan leluhurnya.

Di Indonesia, Ereveld tidak hanya berada di Kembang Kuning Surabaya, tetapi juga ada di Menteng Pulo (Jakarta), Ancol (Jakarta), Pandu (Bandung), Leuwigajah (Cimahi), Kalibanteng (Semarang), dan Candi (Semarang).

Ereveld Kembang Kuning selama ini dikenal tertutup kepada pengunjung. Sempat beberapa tahun lalu, jika ingin berkunjung ke Ereveld harus membawa surat pengantar dari instansi atau harus dengan membuat janji terlebih dahulu.

Baca Juga:

    Namun saat ini, Robbert sebagai Direktur baru menegaskan bahwa Ereveld terbuka untuk umum dan gratis dan tidak perlu membuat janji atau membawa surat pengantar.

    “Ereveld terbuka untuk umum dan gratis, mulai jam 9 hingga jam 4 sore. Tinggal bunyikan lonceng nanti petugas akan membukakan pintu gerbangnya,” ungkapnya.

    Selama ini gerbang di Ereveld memang tertutup karena banyak kambing warga yang masuk. Ia juga memastikan bahwa jika berkunjung dengan grup akan mendapatkan guide tour dari petugas yang menjaga.

    “Silahkan datang, jangan ragu, kalau kesana dengan grup kami pastikan akan mendapat guiding tour, semua orang bisa masuk,” tegasnya. [adg/but]

    Apa Reaksi Anda?

    Komentar