Pendidikan & Kesehatan

Naskah Ujian Berisi Materi Khilafah Digunakan untuk 59 Aliyah di Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Kementerian Agama Kabupaten Kediri menilai adanya soal ujian sekolah semester ganjil pelajaran fiqih kelas 12 Madrasah Aliyah di wilayah kerja Kediri Utara berisi pertanyaan soal khilafah karena kesalahan. Saat ini persoalan tersebut telah diserahkan ke Kantor Wilayah Surabaya dan soal tersebut telah ditarik dan akan disediakan soal ujian susulan.

Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Kabupaten Kediri, Enim Hartanto mengatakan jika viralnya soal ujian pelajaran fiqih kelas 12 MA di wilayah kerja Kediri Utara, merupakan dari kesalahan salah satu oknum guru madrasah di Kota Kediri. Guru tersebut menjadi tim pembuat naskah soal, atau musyawarah guru mata pelajaran.

“Saat ini kantor wilayah telah memanggil untuk dilakukan klarifikasi dan menarik seluruh soal yang memuat pertanyaan khilafah, serta akan dilakukan ujian ulangan dengan naskah yang baru,” kata Enim Hartanto, Kamis (5/12/2019).

Pihak Kemenag Kabupaten Kediri tidak bisa menyebut kesalahan guru tersebut dimana, karena kasus ini telah diambil alih oleh kantor wilayah surabaya.

Untuk diketahui, soal yang berisi pertanyaan khilafah digunakan oleh 54 Sekolah Aliyah baik swasta maupun negeri di Kabupaten Kediri. Sedang di Kota Kediri digunakan oleh 5 Aliyah swasta dan negeri. Kemenag menjelaskan bahwa soal tersebut telah diujikan ke semua siswa sekolah Aliyah di Kabupaten Kediri.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Kediri mengaku belum tahu kapan ujian susulan tersebut akan di laksanakan karena masih menunggu petunjuk Kanwil Surabaya. [nng/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar