Pendidikan & Kesehatan

Misi Kemanusiaan RSTKA di Pagerungan Besar Berakhir

Tim RSTKA

Surabaya (beritajatim.com) – Misi Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) di Pegerungan Besar Sumenep, Rabu (10/4/2019), berakhir dan akan dilanjutkan esok hari ke pulau Masalembu.

RSTKA melakukan misi kemanusiaan di Pagerungan Besar selama tiga hari sejak 8 April 2019. Selama itu RSTKA telah memberikan setidaknya lebih dari 300 pasien. Pasien-pasien tersebut antara lain mendapatkan perawatan medis sebagai berikut Poli penyakit dalam: 221 pasien, Poli gigi : 45 pasien, Poli obsgyn:  39 pasien, Poli Anak: 72 pasien, Poli Bedah: 65 pasien, Poli Umum: 15 pasien dan Operasi Bedah: 34 pasien.

Menurut Dr. Henry Wibowo, penduduk Pegerungan Besar sangat antusias dengan kedatangan tim dari RSTKA. Karena di Pegerungan Besar tidak ada Rumah Sakit atau Fasilitas Kesehatan Lanjutan. Bahkan penduduk Pegerungan Besar membuat tim khusus untuk mengamankan pelayanan.

Pasien pasca operasi di Puskesmas Pegerungan Besar oleh Tim RSTKA

“Antusiasme masyarakat bagus sekali. Mereka buat panitia khusus untuk kelancaran pelayanan ini,” ujar Dr. Henry.

Selama di Pegerungan Besar, menurut Dr. Henry terdapat beberapa kasus penyakit yang lumayan sulit untuk ditangani terutama untuk operasi. Operasi yang dilakukan oleh tim medis RSTKA dilakukan di atas Kapal RSTKA.

Salah satu operasi yang terhitung sulit dilakukan adalah operasi hernia di kedua sisi. Kehamilan dengan tekanan darah tinggi, kehamilan dengan bayi posisi melintang. “Selain itu semua pasien relatif mudah untuk ditangani. Rata rata hanya terserang penyakit yang umum,” tambahnya.

Para pasien yang telah melakukan perawatan lanjutan seperti operasi di atas kapal kemudian dirawat lebih lanjut di Puskesmas Pegerungan Besar sebagai pos kesehatan untuk pasien pasca operasi. [adg/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar