Pendidikan & Kesehatan

Metode Blended Learning Dapat Diterapkan pada Pembelajaran Kitab Kuning

Pamekasan (beritajatim.com) – Salah satu dosen Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, Mufiqurrahman berpartisipasi dan mempresentasikan makalah miliknya pada ajang Internasional Conference on Online and Blended Learning (ICOBL) 2019 di Yogyakarta.

Konferensi internasional terindeks Scopus tersebut, digelar selama tiga hari berturut-turut di Digital Library Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), terhitung sejak Jum’at hingga Minggu (23-25/8/2019).

Dalam kegiatan tersebut, tiga pakar dari tiga negara berbeda hadir dalam kegiatan yang diikuti dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Masing-masing Dr Elizabeth Hartnell (Young University of Melbourne Australia), Prof Tian Belawati, Ph.D (Indonesia), serta Prof Dr Zoraini Wati Abbas (Wawasan Open University Malaysia).

“Alhamdulillah kami dapat berpartisipasi pada ajang Konferensi Internasional terindeks Scopus pasca dinyatakan lolos seleksi sebagai peserta dan proses review. Bahkan kami menjadi satu-satunya peserta di Madura,” kata Mufiqurrahman kepada beritajatim.com, Minggu (25/8/2019) malam.

Pada Konferensi tersebut, calon doktor yang tengah menempuh studi doktoral di Universitas Islam Negeri (UIN) Malik Ibrahim Malang, mempresentasikan paper ‘A Model of Online and Blended Learning’s Strategy of Classic Book and Foreign Language in Pesantren’.

“Dalam paper tersebut kami berpandangan bahwa pesantren harus bersikap adaptif progresif terhadap perkembangan digital learning, termasuk metode blended learning. Hasil kajian kami menyimpulkan bahwa metode blended learning dapat diterapkan pada pembelajaran kitab kuning di pesantren,” jelasnya.

Dari itu pihaknya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan dukungan atas dirinya yang berpartisipasi pada ajang tersebut.

“Terima kasih atas dukungan dari rekan-rekan dosen dan Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, hal ini merupakan salah satu upaya mendukung terhadap perkembangan literasi di kampus kita tercinta,” pungkasnya. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar