Pendidikan & Kesehatan

Mahasiswa IAI Syarifuddin KKN Pakai Metode Partisipatory

Lumajang (beritajatim.com) – Mahasiwa Institut Agama Islam (IAI) Syarifuddin Lumajang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggunakan metode Partisipatory Action Research (PAR) di dua kecamatan. Hal ini diharapkan mahasiswa bisa mengindetifikasi bersama masyarakat dalam mengatasi masalah sosial dilingkungannya.

“Kami berharap dengan PAR, mahasiswa KKN bersama masyarakat bisa melakukan perubahan dilingkungannya,” kata Wakil Rektor II IAI Syarifuddin, Haidar Indris pada beritajatim.com, Selasa(3/12/2019).

Masih kata dia, KKN digelar selama sebulan dengan tahapan melakukan general mapping, Tematic Persoalan, FGD dan menyelesaikan temuan problematikan sosial. Jadi mahasiswa bersama masyarakat di desa salah satu kecamatan bisa membantu masyarakat.

“Tadi ada kelompok KKN yang menemukan persoalan sampah, pertanian dan irigasi,” ungkapnya.

Mahasiswa IAI diharapkan selain secara kelompok melakukan PAR. Mereka diminta melakukan pengabdian berbasi prodi.

“Yang pendidikan ngajar lembaga pendidikan, Dakwah bisa mengajar ngaji dan ekonomi pelatihan usaha,” ungkap Haidar.

Ketua Kelompok 10 KKN IAI Syarifuddij, Jamaludin mengaku sangat senang bisa bergaul dengan masyarakat. Pasalnya persoalan yang ditemui mulai dari kekeringan, sampah, keagamaan dan kenakalan remaja.

“Ternyata ada persoalan, kita identifikasi mana yang prioritas,” ungkap mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam.

Selain menemukan persoalan di lokasi KKN. Mahasiswa juga menjalin komunikasi dengan pemerintah setempat terkait programnya berhubungan persoalan di warganya.

“Kita aktif bertemu kades dan perangkat desanya,” pungkasnya. [har/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar