Pendidikan & Kesehatan

Cegah Virus Corona

Libatkan Karang Taruna, Perbatasan Ponorogo-Magetan Diperketat

Ponorogo (beritajatim.com) – Pendemi Covid-19 di Indonesia membuat semua orang ingin memeranginya. Kebijakan-bijakan baik dari Pemerintah Pusat maupun daerah diterapkan untuk pencegahan virus dari Wuhan, China tersebut.

Mulai dari penerapan social distancing bagi masyarakat, hingga melakukan screening terhadap orang yang masuk ke suatu daerah.

Seperti yang dilakukan Pemkab Ponorogo mulai Sabtu (21/3/2020) lalu yang melakukan pengecekan suhu tubuh di perbatasan-perbatasan wilayah yang masuk bumi reyog terutama Magetan yang sudah ada terinfeksi Covid-19.

Bagi orang yang suhu tubuhnya lebih dari 38° celcius, untuk yang ber KTP Ponorogo akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan yang dari luar Ponorogo tetap dilakukan pemeriksaan, namu  yang bersangkutan dipersilahkan untuk kembali ke tempat asal.

Namun masalah yang dihadapi saat itu, tenaga yang terbatas membuat pengecekan belum maksimal. Permasalahan tersebut memantik kepedulian dari elemen masyarakat. Salah satunya dari karang taruna Ponorogo untuk ikut membatu tenaga kesehatan melakukan pengecekan suhu tubuh di perbatasan.

“Sedikitnya ada 50 anggota, kami sebar di 6 titik perbatasan untuk membantu tenaga medis, melakukan pengecekan suhu tubuh bagi orang yang akan masuk Ponorogo,” kata Ketua Karang Taruna Ponorogo Ari Hersofiawanudin, Selasa (24/3/2020).

Ari paham jika memerangi virus corona tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja. Namun harus ada partisipasi masyarakat, salah satunya ya dengan membantu pengecekan suhu tubuh ini. Apalagi sejak diketahui Kabupaten Magetan sudah dalam keadaan tanggap darurat  virus corona. Sebab sudah ada 3 warga Magetan yang positif corona.

“Kami bekerjasama dengan tenaga medis, TNI dan Polri untuk memperketat daerah yang berbatasan dengan Magetan,” katanya.

Sementara itu adanya relawan dari Karang Taruna Ponorogo disambut baik oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini. Dengan adanya relawan ini membantu sekali kerja dari tenaga medis.

Pasalnya saat ini, tenaga medis mempunyai pekerjaan yang banyak. Salah satunya mereka harus terus memantau warga yang berstatus ODR yang mencapai 800 lebih dan tersebar di semua kecamatan di Ponorogo.

Sebelum terjun membantu tenaga medis di perbatasan, para relawan ini dilakukan pelatihan terlebih dahulu sehari di Dinkes Ponorogo. Sehingga kelak saat bertugas sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan.

“Jadi relawan yang bertugas mengecek suhu tubuh pengguna jalan. Sedangkan tenaga medisnya yang melakukan pemeriksaan bagi mereka yang suhu tubuhnya diatas 38° celcius,” pungkasnya.(end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar