Pendidikan & Kesehatan

Larangan Berkendara Sambil Merokok di Gresik Belum Diberlakukan

Gresik (beritajatim.com) – Larangan berkendara sambil merokok di wilayah hukum Kabupaten Gresik sampai saat ini belum diberlakukan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 12 tahun 2019. Aturan tersebut belum berlaku. Imbasnya, masih banyak pengemudi motor sambil merokok dijumpai di Jalan Raya Kabupaten Gresik.

Kasatlantas Polres Gresik, AKP Wikha Ardilestanto menuturkan, hingga saat ini pihaknya fokus pada penanganan pemilu yang akan digelar kurang dari dua minggu.

“Sesuai petunjuk Polda Jatim sekarang fokus pengamanan Pilpres dan Pileg 2019 dulu,” tuturnya, Jumat (5/04/2019).

Menurut Wikha, penerapan Permenhub nomor 12 tahun 2019 masih memerlukan persiapan yang matang bersama stakeholder terkait.

“Kalau di Gresik butuh sosialisasi lagi,” ungkapnya.

Sesuai dengan petunjuk Wadirlantas Polda Jatim, penerapan larangan pengemudi sambil merokok di Jawa Timur akan dibahas setelah Pemilu serentak 17 April 2019.

Dalam aturannya setelah diberlakukan, jika diketahui ada pengendara yang merokok sambil mengemudi bisa dipidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 750 ribu. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar