Pendidikan & Kesehatan

Kumpulkan Kasek, Kain Seragam Gratis di Kota Mojokerto Segera Didistribusikan

Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan Kota Mojokerto segera mendistribusikan bantuan kain seragam gratis kepada 5.968 siswa baru SD-SMP negeri dan swasta se-Kota Mojokerto. Ini menyusul pengadaan seragam gratis senilai Rp2,4 miliar tersebut sudah kelar.

Meski begitu, distribusi tersebut terbilang terlambat karena tahun ajaran baru 2019-2020 sudah berjalan selama dua pekan ini. Pasca tahapan uji laboratorium, bantuan kain seragam gratis tersebut telah tiba di Kantor Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Senin (30/7/2019).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Amin Wachid membenarkan hal tersebut, namun sebanyak tiga setel seragam itu tidak lantas langsung dibagikan ke tangan siswa. “Karena kain masih harus dicek kembali,” ungkapnya, Rabu (31/7/2019).

Kain seragam gratis tersebut, lanjut Amin, masih harus kembali dicek oleh Tim Pengawal dan pengamanan Pemerintah dan pembangunan daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri dan Inspektorat Kota Mojokerto. Ini dilakukan untuk memastikan kualitas kain.

“Apakah kain yang diterima dari rekanan susah sesuai dengan hasil uji laboratorium. Prosedurnya memang harus begitu dan ternyata hasilnya sudah sesuai. Hari ini, kita akan mengundang seluruh kepala sekolah SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Mojokerto,” ujarnya.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kembali jumlah siswa baru yang diterima dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) lalu. Dinas Pendidikan melakukan pengadaan seragam gratis tahun ajaran 2019-2020 dengan alokasikan sebanyak 17.904 lembar kain.

“Terdiri dari tiga setel seragam untuk dibagikan kepada 5.968 siswa baru. Meliputi 2.915 siswa SD/MI dan 3.053 siswa SMP/MTs. Masing-masing peserta didik menerima seragam nasional, pramuka dan seragam khas kota oranye-hitam. Anggaran pengadaan kain kurang lebih Rp2,4 miliar,” jelasnya.

Pengadaan kain seragam gratis tersebut juga sudah mencakup siswa baru dari penambahan rombongan belajar (rombel). Pasalnya, pada 9 Juli lalu Dinas Pendidikan Kota Mojokerto menambah satu rombel di empat SMPN untuk menampung siswa kota yang tidak terakomodir pada PPDB jalurĀ online.

Dengan penambahan rombel tersebut, terdapat tambahan siswa baru sebanyak 136 peserta. Masing-masing diterima di SMPN 1, SMPN 4, SMPN 5, dan SMPN 9 yang menerima masing-masing 32 siswa. Menurutnya, seluruh siswa tambahan juga dipastikan menerima bantuan kain seragam.

“Karena sebelumnya sudah kami antisipasi dengan penambahan 10 persen sehingga masih mencukupi. Kami akan segera mendistribusikan seragam setelah kita kumpulkan para kepala sekolah, besok akan langsung kami bagikan,” pungkasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar