Pendidikan & Kesehatan

KPID Jatim Ajak Mahasiswa IAI Syarifuddin Awasi Siaran Publik

Komisioner KPID Jatim dan Mahasiswa FDKI IAI Syarifuddin Lumajang.

Lumajang (beritajatim.com) – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur mengajak Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Penyiaran Islam Institut Agama Islam (FDKI IAI) Syarifuddin untuk menjadi garda terdepan pengawasan penggunaan frekuensi publik, Kamis (22/8/2019).

Ketua KPID Jatim, Afif Amrullah mengatakan, mahasiswa harus peka terhadap setiap penyiaran yang menggunakan frekuensi publik. Apalagi dengan program siaran dengan konten yang bisa merusak moral masyarakat.

“Mahasiswa Dakwa dan Komunikasi harus menjadi garda terdepan dan mitra dari KPID,” ungkapnya.

Masih kata dia, di Lumajang ada 12 lembaga penyiaran milik swasta dan 1 penyiaran milik publik yang dikelola oleh pemkab Lumajang. Sedangkan satu penyiaran melalui TV kabel.

“Untuk lembaga penyiaran komunitas, baik TV dan Radio masih belum ada,” paparnya.

KPID Jawa Timur terbuka bagi mahasiswa FDKI IAI Syarifuddin untuk magang atau latihan dalam mengenal penyiaran serta pengawasanya.

Wakil Rektor I IAI Syarifuddin, Dr Mashuri mengaku sangat senang dengan hadirnya KPID Jatim memberikan pengetahuan pada mahasiswa tentang penyiaran itu sendiri. Sehingga mendapat referensi dalam mengetahu penyiaran dan mengawasi.

“Semoga KPID dan IAI Syarifuddin menjadi mitra yang baik dalam pengawasan frekuesi publik untuk penyiaran,” pungkasnya. (har/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar