Pendidikan & Kesehatan

Komitmen Tingkatkan Kualitas Dokter, PAPDI Adakan PIN 63 Workshop

Surabaya (beritajatim.com) – Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) hari ini menggelar Pertemuan Ilmiah Nasional (PIN) ke 17 yang diselenggarakan di hotel Shangrila Surabaya, 4-6 Oktober 2019.

Tema yang diangkat dalam PIN kali ini adalah “Update in Diagnotic Procedure and Treatment in Internal Medicine: Toward Evidence Based Competency,” yang membahas berbagai isu terkini di dunia kesehatan khususnya penyakit dalam.

Ketua umum PB PAPDI, Dr dr Sally Aman Nasution SpPD  KKV FINASIM FACP, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan merupakan bentuk usaha dari PB PAPDI dalam peningkatan dan pengembangan kualitas serta skill dari dokter internis di Indonesia.

Dokter Internis yang mengikuti PIN ini akan mendapatkan ilmu dari berbagai cabang ilmu Penyakit Dalam melalui 63 Workshop yakni, Jantung, Ginjal, Paru-paru, Kanker, dan Darah, Penyakit Sendi, Penyakit Kasus Lansia, Infeksi, Alergi-imunologi, Psikomotorik dan Perawatan Paliatif, Penyakit Hati dan Saluran Cerna, Diabetes dan Tiroid, dan lainnya.

63 Workshop tersebut merupakan hasil penurunan dari 12 Subspesialis yang ada di Bidang Penyakit Dalam. Workshop ini pun difokuskan pada Guideline terbaru dan Kompetensi terbaru dari dunia medis.

“PIN ini mengakomodasi kebutuhan peningkatan kualitas dokter internis terutama bagi dokter daerah. Dengan fokus pada workshop diharapkan mampu menipiskan gap kompetensi antara dokter di kota besar dan di daerah,” ujar Dr dr Sally.

Dr Sally mengatakan bahwa workshop dipilih karena dirasa lebih komunikatif dan efektif. 3 dari 60 jenis Workshop dilaksanakan di luar hotel. Selain Workshop, PIN ini juga diisi dengan kompetisi ilmiah Scientific Competition in Internal Medicine (SCIM), pesertanya adalah PPDS Penyakit dalam dari 15 medical center, dan peserta cabang yang akan diuji final besok malam.

PIN kali ini pun memecahkan rekor selama 17 tahun pelaksanaannya dengan peserta terbanyak yakni lebih 1.700 peserta. “Ini merupakan rekor, pecah telur. Jumlah terbanyak yang pernah terselenggara,” pungkas Dr Sally. [adg/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar