Pendidikan & Kesehatan

Inilah Caranya Mendaftarkan Anak Masuk SMP Negeri di Jember

Jember (beritajatim.com) – Senin (17/6/2019) hari ini adalah pembukaan pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk sekolah menengah pertama negeri di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Berdasarkan jadwal yang dirilis Dinas Pendidikan Jember, pendaftaran Jalur Zonasi dibuka pada 17-19 Juni 2019 (08:00 – 14:00).

Penetapan Peserta (DNT) pada 20-21 Juni 2019. Pengumuman Hasil PPDB pada 27 Juni 2019. Daftar Ulang pada 28-29 Juni 2019. Tempat Pendaftaran adalah di sekolah yang menjadi tujuan, sedangkan bagi jalur prestasi, perpindahan tugas orang tua/wali dan olah raga dapat mendaftar ke sekolah sesuai yang diinginkan di luar radius.

Pendaftar hanya dapat memilih satu SMP Negeri yang menjadi pilihan. Pendaftaran bisa dilakukan secara perorangan maupun kolektif.

Pendaftar yang berasal dari luar Kabupaten Jember (jalur perpindahan orang tua/wali) diwajibkan memperoleh surat rekomendasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.

Peserta didik lulusan tahun pelajaran 2016/2017,2017/2018 termasuk siswa lulusan Paket A, usia tidak lebih dari 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli 2019. Apabila terdapat siswa yang usianya lebih dari 15 tahun maka didaftarkan di PKBM.

Waktu pendaftaran mulai jam 07.00-14.00 WIB. Bagi SMP Negeri yang pada saat pendaftaran jumlah pendaftar kurang dari pagu, maka tidak perlu melaksanakan perangkingan dan semua data pendaftar langsung dikirim ke Panitia Kabupaten.

Tidak diperbolehkan ada pencabutan berkas selama pendaftaran sampai batas waktu tanggal 19 Juni 2019 jam 14.00 WIB.

Mereka yang ingin mendaftar diharuskan mempersiapkan dokumen berupa

1. Pas foto 3×4 sebanyak 2 lembar
2. Foto kopi STK/STL/UN dan Surat Keterangan asli SD/MISurat Rekomendasi Kepala Dinas Kab. Jember (untuk siswa luar kabupaten)

3. Akta Kelahiran atau Surat Keterangan Lahir yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang dan dilegalisir oleh Lurah/Kepala Desa Setempat sesuai dengan domisili calon peserta didi

4. Foto kopi Kartu Keluarga (KK) yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan dilegalisir oleh Lurah/Kepala Desa Setempat sesuai dengan domisili calon peserta didik.

5. Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan paling singkat 6 (enam) bulan sebelum pelaksanaan PPDB (tanggal 13 Desember 2018). Apabila tidak memenuhi ketentuan di atas, maka Kartu Keluarga dapat diganti dengan Surat Keterangan Domisili dari RT atau RW yang di Legalisir oleh Lurah/Kepala Desa Setempat (sesuai contoh format) yang menerangkan bahwa peserta didik yang bersangkutan telah berdomisili paling singkat 6 (enam) bulan sebelum pelaksanaan PPDB (tanggal 13 Desember 2018) yang harus diverval secara khusus oleh panitia sekolah.

6. Dokumen asli ditunjukkan. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar