Pendidikan & Kesehatan

Iklan Komersil UNAIR Diklaim Mirip Iklan UMM, Begini Tanggapan Rektor

Surabaya (beritajatim.com) – Baru-baru ini sedang ramai dibicarakan di kalangan kampus terkait TV Commercial (TVC) atau iklan berbentuk film yang dibuat Universitas Airlangga (UNAIR). Iklan tersebut diklaim menyerupai iklan yang dibuat Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Menurut Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih, sebuah kreasi itu bisa dibuat dengan cara meneladani, meniru, maupun melakukan perbandingan atau benchmark.

“Jadi kreasi itu kan bisa meneladani, bisa meniru, bisa melakukan bechmark,” kata Nasih.

Nasih melanjutkan, sebuah kreativitas, sepanjang proses kreasinya dilakukan dengan benar, maka tidak ada masalah. Bahkan, jika pun dalam kreasi yang dibuat, terdapat kemiripan dengan kreasi yang dibuat pihak lainnya. Nasih pun meyakini, kreasi yang dibuat kampusnya tersebut, tidak dalam proses menjiplak kreasi pihak lainnya.

“Tapi murni itu hasil karya yang bagus, kemudian isinya sama substansinya dnegan apa yang ada di Unair. Ya kenapa tidak?” ujar Nasih.

Nasih melanjutkan, dalam proses pembuatan kreativitas, dikenal sebuah istilah yang disebut ATM atau amati, tiru, dan modifikasi. Nasih pun kembali menegaskan, kreasi yang dibuat kampusnya tersebut, tidak dalam proses menjiplak kreasi pihak lainnya.

“Masa kalau kita bikin judul yang sama kemudian dikatalan jiplak. Omongan saya pakai bahasa Indonesia, sampeyan pakai bahasa Indonesia, kesamaannya banyak, kan gak masalah. Sampeyan wawancara dengan saya terkait SBMPTN, kemudian wawancara dengan rektor ITS, jawabannya juga mungkin hampir-hampir sama,” kata Nasih. [adg/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar