Pendidikan & Kesehatan

FK UNAIR Datangkan Profesor Ahli THT dari London

Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR) hari ini mengadakan Inagurasi Adjuct Professor dari London School of Madicine and Tropical Madicine, yaitu Prof. Andrew. W. Smith. BSc MSc MB MRCP DCH DOBstRCOG.

Prof. Andrew pun menjadi Adjuct Professor ke sebelas yang dimiliki FK UNAIR. Prof Andrew pun akan berkontribusi pada Departemen Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher (THT KL).

Dr. dr. Muhtarum Yusuf. Sp. THT KL(k) selaku Kepala Departemen/SMF THT mengatakan bahwa program Adjuct Professor ini merupakan upaya UNAIR untuk memperbaiki Indeks Scopus dan Rangking di tingkat Internasional.

“Kita kan banyak karya ilmiah yang belum terpublikasi dengan baik, ada banyak kasus yang persepstif atau retro juga belum terpublikasi. Untuk itu kami mengundang Prof. Andrew sebagai Adjuct Professor untuk membantu mensupport kita untuk publikasi dalam hal bagaimana pembuatan konten sebuah jurnal, cara penulisan, dan memilih publiser yang cocok yang terindeks scopus,” papar Muhtarum.

Prof. Andrew sendiri telah sering melakukan kunjungan mengajar di UNAIR sejak 2009 sebelum akhirnya menjadi Adjuct Professor.

“Ketika saya bekerja di saya fokus pada Publik Health Hearing Lost, dan ketika saya pertama kali ke UNAIR ini pun saya lihat banyak kasus hilangnya pendengaran. Penanganan yang digunakan pun dengan pendekatan Publik Health yang sama seperti yang saya lakukan sehingga saya rasa kita dapat melakukan kolaborasi dengan fokus terhadap kasus ini di Indonesia,” ungkap Prof. Andrew.

Ia pun mengatakan bahwa penyakit kehilangan pendengaran banyak diderita oleh masyarakat dari negara miskin maupun berkembang yang dikarenakan berbagai hal, diantaranya adalah fasilitas kesehatan, awareness masyarakat terhadap kesehatan THT dan ekonomi.

“90 persen penyakit hilangnya pendengaran di seluruh dunia itu berasal dari negara miskin dan berkembang. Itulah yang harus kita selesaikan, kita harus fokus pada problem dengan penanganan yang beracu pada Public Health, yakni pencegahan, pengobatan skrining pada bayi, anak-anak bahkan orang dewasa dan rehabilitasi yang tepat sebelum keadaan menjadi serius.
Kita bisa berkolaborasi dengan fokus untuk mengatasi problem di Indonesia dengan memanfaatkan tenaga dari kami dan dari UNAIR sendiri untuk setidaknya membantu mengurangi angka kasus hilangnya pendengaran,” jelasnya. [adg/but]

Prof. Andrew Smith bersama jajaran Petinggi FK UNAIR

Apa Reaksi Anda?

Komentar