Pendidikan & Kesehatan

Expo Taiwan Medical Center di Grand City Surabaya, Ini Produknya

Surabaya (beritajatim.com) – Taiwan Healthcare Pavilion merupakan satuan atau wadah dari 7 perusahaan Taiwan yang bekerja dibidang kesehatan, baik dari sisi industri medis, pelayanan konseling genetik, obat kosmetik, telekonsultasi pemeriksaan tingkat tinggi hingga sistem informasi kesehatan.

Ke tujuh perusahaan itu adalah National Taiwan University Hospital,  Taoyuan General Hospital Ministry of Health and Welfare, PT CHC Medika Indonesia, Sofiva Genomics, Noordhoff Craniofacial Foundation, Harmony Home Association Taiwan, dan Bionime Corp. Masing-masing perwakilan pimpinan dari perusahan tersebut hadir mengisi seminar dan Expo Taiwan Medical Care to Indonesia, Jumat (27/9/2019) di ruang Crystall 5 lantai 3 Grand City Mall Surabaya.

Francis Hong, Pimpinan Taiwan Medical and Biotech Industry Association mengatakan bahwa produk medis dari Taiwan telah diterima oleh masyarakat internasional, termasuk Indonesia. Beberapa produk dan alat kesehatan dari Taiwan memiliki permintaan yang tinggi di pasar Asia Tenggara, seperti termometer, baju termal, kasur medis dan sebagainya.

Selain itu, perkembangan dunia medis di Taiwan juga tumbuh dengan sangat pesat, menyebabkan setidaknya pada tahun 2018 terdapat 42.000 pasien asing datang ke Taiwan untuk berobat dan mendapatkan pelayanan medis. 24.000 diantaranya merupakan pasien Asia Tenggara, termasuk dari Indonesia.

“Infrastruktur kesehatan di Taiwan itu sangat bagus, setiap provinsi memiliki fasilitas kesehatan standar internasional yang sangat merata. Perawatan kesehatan Taiwan juga hampir semua dilindungi oleh asuransi kesehatan, sehingga jaminan mutunya terjamin. Oleh karenanya saya berharap baik alat kesehatan maupun skill medik Taiwan mampu diterima di Indonesia,” ujar Francis Hong.

Seperti halnya, Sofiva Genomics yang memiliki alat dengan sistem alogaritma penguji kanker paling mutakhir, yakni dengan akurasi hingga 99 persen, yang disebut Next Genertion Sequecing (NGS).

Selain bersaing dalam pasar Indonesia di industri alat kesehatan, Taiwan juga melakukan kolaborasi secara skill dan penelitian kesehatan. Seperti yang dilakukan oleh National Taiwan University Hospital, mereka berkolaborasi untuk memberikan kursus skill kesehatan terbaru yang dimiliki Taiwan dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang.

“Kami memberikan kursus selama 1 Minggu di Taiwan untuk mempelajari skill terbaru kami dalam beberapa kasus bedah dan kasus-kasus yang berhubungan dengan penyakit otak untuk dokter, perawat dan pemagang Indonesia,” ungkap Pan Chien-Te, Vice Director of Department of Surgery of National Taiwan University Hospital.

“Sedangkan kami disini mempelajari tentang bidan. Di Taiwan penanganan bayi lahir berbeda dengan disini, disini banyak yang ditangani oleh bidan jadi kami juga belajar tentang bidan disini,” tambahnya.

Selain itu, National Taiwan University Hospital juga menyediakan Medical Travel yakni pelayanan kesehatan internasional yang memasukkan trip wisata dalam paket pelayanan kesehatannya untuk masyarakat Indonesia. [adg/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar