Pendidikan & Kesehatan

Era Digital Tuntut Masyarakat Kreatif Kembangkan Usaha

Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Abdul Muin memberikan sambutan dalam kegiatan Seminar Internasional 'Strategi Bisnis di Era Digital dalam Penguatan Ekonomi Umat', Sabtu (19/1/2019).

Pamekasan (beritajatim.com) – Era digital menuntut masyarakat untuk lebih kreatif dalam mengembangkan usaha, sekaligus menambah prosentase jumlah pengusaha atau pembisnis di Indonesia.

Hal itu disampaikan Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Abdul Muin saat memberikan sambutan dalam kegiatan Seminar Internasional ‘Strategi Bisnis di Era Digital dalam Penguatan Ekonomi Umat’ yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di Auditorium Kampus Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2, Sabtu (19/1/2019).

Dalam kesempatan tersebut hadir tiga pemateri asal luar negeri, yakni Hj Samali bin Hj Adam (Direktur Pusat Perhubungan Awam dan Internasional Brunei Darussalam), TGH Anwar Hussain bin Ismail Ghaney (Imam Besar Masjid Nasional Singapura), dan Irzal Maryanto (General Manager Mandiri Sejahtera Malaysia)

“Tujuan kegiatan untuk memberikan motivasi dan meningkatkan wawasan ekonomi keumatan, sehingga sangat diperlukan semangat membangun ekonomi anak negeri. Sebab dengan ekonomi yang kuat bangsa ini akan kuat dan mandiri,” kata Abdul Muin.

Saat ini masyarakat dihadapkan pada era melinial, dimana teknologi menjadi kiblat aktivitas kehidupan umat manusia. “Menguasai teknologi saat ini menjadi keharusan, tapi yang terpenting memanfaatkan teknologi dengan baik untuk mendukung aktivitas ekonomi,” ungkapnya.

“Melalui seminar ini kita berharap nantinya bisa mendorong para akademisi, mahasiswa dan masyarakat untuk memiliki wawasan ekonomi internasional. Apalagi era digital juga mengakibatkan perubahan luar biasa, sehingga kita harus bisa berkompetensi melalui hubungan komunikasi internasional khususnya dalam aspek ekonomi,” harapnya.

Tidak hanya itu, tercatat sekitar 1,6 juta persen masyarakat Indoensia yang berkiprah di dunia ekonomi dan bisnis. Sehingga dengan kegiatan tersebut bisa menambah jumlah masyarakat yang bergerak di bidang ekonomi dan bisnis.

“Jadi melalui kegiatan ini nantinya bisa menambah prosentase dari aspek dan jumlah pembisnis, khususnya pengelola bisnis di era digital seperti saat ini,” tutup pimpinan yang akrab disapa Pak Muin.

Dalam kegiatan tersebut tercatat sebanyak 215 orang terdaftar sebagai peserta, jumlah tersebut terdiri dari akademisi yang berasal dari berbagai kampus di Jawa Timur. Termasuk juga mahasiswa ekonomi dan bisnis Islam IAI Al-Khairat Pamekasan. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar