Pendidikan & Kesehatan

ENPLUS UNUSA Ajarkan Mahasiswa Enterpreneur

Surabaya (beritajatim.com) – Enplus (Enterpreneur Plus) yang diselenggarakan oleh Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) hari ini di Atrium DBL Arena Surabaya, Kamis (7/2/2019) berlangsung meriah.

Enplus adalah gelaran bazar kreativitas mahasiswa khususnya di bidang ekonomi kreatif www gambar di samping dan u yang menampilkan hasil karya atau inovasi usaha yang digelutinya. Atrium DBL Arena pun hari ini dipenuhi dengan ratusan booth dari berbagai jenis wirausaha dari kalangan Mahasiswa. Adapun beberapa booth yang ditampilkan meliputi tanaman kaktus yang didesain seperti boneka, sushi telo, roti bakar, sosis bakar, tas rajut dan sebagainya.

“Dorongan kepada mahasiswa ini karena terbatasnya lapangan pekerjaan, oleh sebab itu mahasiswa harus mempunyai jiwa untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru,” kata Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unusa M Yusak Anshori.

Yusak mengingatkan kepada mahasiswa agar tidak bergantung pada situasi yang ada saat ini. Selain menguasai teori di bangku kuliah, diharapkan mahasiswa juga bisa memiliki jiwa menciptakan sendiri lapangan pekerjaan.

“Jadi mahasiswa harus bisa menemukam peluang usaha disekitarnya. Mereka harus bersaing untuk menumbuhkan perekonomian Indonesia,” kata Yusak.

Yusak menjelaskan bahwa peran mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa tidak hanya dituntut untuk pintar dalam ilmu pengetahuan atau pun peka terhadap perubahan lingkungan sosial dan global, namun juga diharapkan memiliki jiwa kepemimpinan yang penuh tanggung jawab dan pintar dalam memanfaatkan keadaan, serta jiwa kewirausahaan

Disamping itu, untuk menumbuhkan rasa percaya diri kepada mahasiswa, Unusa juga menghadirkan beberapa pembicara untuk memotivasi secara langsung mahasiswa.

Salah satu diantaranya adalah pengusaha kue Surabaya Maula sekaligus istri Wakil Gubernur Trenggalek Novita Hardiny menyampaikan dalam talk show agar generasi muda lebih menyadari bahwa dirinya adalah pundaknya Indonesia yang berperan dalam mengembangkan perekonomian bangsa.

“Saya berharap agar anak muda itu lebih bijak dalam menyikapi segala sesuatu yang dihadapi khususnga dalam bersosial media,” katanya.

Harus cerdas dalam bersosial media adalah tidak merasa minder jika terdapat komentar negatif mengenai usaha yang digelutinya. Juga dapat mengambil peluang bisnins melalui sosial media.

Menurutnya energi positif yang dihasilkan generasi muda itu sangat dibutuhkan bangsa agarĀ  bisa mendongkrak pemuda-pemudi yang berdaya secara ekonomi sekaligus bisa bermanfaat bagi sekitarnya.

Pengusaha kue yang berbahan dasar Ubi ini menyampaikan bahwa dalam mencoba dan berinovasi pasti memiliki tantangan yang berbeda-beda. Namun meskipun begitu, Novita menyarankan agar bisa bertahan dan terus memperjuangkan inovasi yang digelutinya.

“Jadi yang terpenting adalah bertahan dan pintar mencari peluang. Dan jangan lupa membuat target usaha yang digelutinya,” kata Novita.[ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar