Pendidikan & Kesehatan

DPW Amphibi Jatim Buka Kantor di Ruko Sun City

Sidoarjo (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (Amphibi) Jawa Timur membuka kantor barunya di Ruko Sun City Blok A-15 Kota Sidoarjo, Rabu (27/3/2019).

Pembukaan kantor baru berlantai tiga ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua Umum DPP Amphibi Agus Salim Tanjung. Pemotongan pita didampingi Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Sidoarjo Sigit Setyawan, Sekjen DPP Amphibi Noven Saputra dan Ketua DPW Amphibi Jatim Samsul Hadi.

Setelah pemotongan pita, dibukanya kantor baru juga ditandai dengan potong tumpeng. Pemotongan tumpeng awal dilakukan Ketua Umum DPP Amphibi diserahkan ke Ketua Kanwil DPW Amphibi Jatim.

Kadis LH Sidoarjo H. Sigit Setyawan mengambahkanpersoalan ersoalan lingkungan menjadi tangungjawab kesemuanya, bukan tugas pemerintah saja. Maka keberadaan Amphibi ini akan bisa bersinergi dengan pemerintah untuk sama-sama mengatasi dan memberi solusi persoalan lingkungan.

Menurut Sigit, program Amphibi akan bisa selaras dengan Dinas LH untuk mengatasi problem lingkungan hidup. “Selamat, semoga keberadaan Amphibi Jatim ini bermanfaat bagi masyarakat,” kata Sigit.

Ketua DPW Amphibi Jatim Samsul Hadi menegaskan, pihaknya akan memfokuskan pengkaderan dan leadership di organisasi terlebih dulu, sebelum menjalankan program lebih lanjut.

Sebab mereka yang masuk di Amphibi adalah para relawan yang mau mendedikasikan waktu dan tenaga yang tidak digaji atau mendapat upah. “Itu hal pertama yang akan saya lakukan untuk membenahi pengkaderan dan leadership,” ujar Samsul.

Sementara Ketua Umum DPP Amphibi Agus Salim Tanjung mengatakan, pihaknya berupaya melakukan perbaikan lingkungan hidup di seluruh Indonesia. Bukan sekadar perbaikan, tapi juga menciptakan ekonomi kemasyarakatan dari limbah.

Hal itu sudah dilakukan dengan kreativitas pembuatan berbagai barang berguna yang memanfaatkan limbah. Selain itu juga inten membuat sabun berbahan limbah pabrik. Sabun berbahan limbah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bulak Kapal Kota Bekasi. Khusus untuk sabun ini sebenarnya banyak lapas yang meminta namun terbatas tenaga.

Amphibi juga membuat palet untuk pakan lele dan memanfaatkan limbah untuk bata press. Bahkan Amphibi juga akan menciptakan eco wisata seperti di Situ Rawa Gede Kota Bekasi.

“Harapannya perbaikan lingkungan hidup seluruh NKRI akan terlihat 2025 mendatang,” imbub Tanjung.

Selain di Jatim, Amphibi sudah membuka kantor wilayah di sejumlah tempat. Di antaranya di Medan Sumatra Utara, Padang Sumatra Barat, Palembang Sumatra Selatan , Kepulauan Riau, Riau dan Lampung. Wilayah Kalimantan dan Makassar masih dalam proses. Sementara kantor pusat Amphibi berada di Bekasi dan Banten. [isa/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar