Pendidikan & Kesehatan

DPRD: Gorong-Gorong Buruk Penyebab DBD di Kota Malang Meningkat

Foto ilustrasi

Malang (beritajatim.com) – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Malang berpotensi meningkat dibandingkan tahun lalu 2018. Pada awal tahun di Januari 2019 sudah ada 44 kasus DBD. Sepanjang tahun lalu ada 82 kasus DBD di Kota Malang.

Anggota DPRD Kota Malang Komisi B, Lookh Mahfudz mengatakan salah satu penyebab DBD meningkat di Kota Malang karena gorong-gorong atau selokan kotor. Sesuai tinjauan di lapangan, di RW 3 Kelurahan Arjowinangun, Kedungkandang, Kota Malang ditemukan gorong-gorong kumuh.

“Banyak ditemukan selokan yang airnya tidak mengalir. Menjadi salah satu faktor banyak jentik nyamuk hidup,” kata Lookh, Senin, (4/2/2019).

Lookh mengatakan, perlu langkah pasti untuk mencegah DBD. Salah satunya dengan menciptakan gorong-gorong sehat. Aliran air harus mengalir, gorong-gorong harus dibersihkan. Sehingga jentik nyamuk tak berkembang di kawasan kumuh.

“Kalau airnya mengalir gorong-gorong sehat jentik nyamuk tidak akan ada. Karena kondisi gorong-gorong saat ini sangat buruk,” tandas Lookh.

Lookh mengatakan, DPRD Kota Malang telah melakukan komunikasi dengan Dinas Kesehatan Kota Malang untuk mengantisipasi kasus DBD. Ia meminta Dinas Kesehatan untuk merekomendasikan ke dinas terkait membuat gorong-gorong sehat di Kota Malang. [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar